Uji Coba KRL Solo Jogja

Ingin Naik KRL Solo-Jogja Rp 1? Jangan Lupa Punya Kartu Multi Trip, Masuk Sesuai Waktu di KRL Access

Para pengguna harus memperhatikan tata cara ketika menjajal kereta rel listrik (KRL) jurusan Solo-Jogja.

TribunSolo.com/Adi Surya
Penumpang duduk dengan teratur mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang diterapkan dalam kereta KRL Solo-Jogja, Senin (1/2/2021). 

Para penumpang bisa menunggu di kursi yang telah disediakan pihak Stasiun Solo Balapan.

KRL Yogyakarta - Solo pulang pergi tiba. Para penumpang diarahkan supaya tidak berdesakan saat masuk ke dalam kereta.

Di dalam kereta, jarak antar para penumpang diatur sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Ada tanda bertulisan 'Dilarang Duduk di Kursin Ini Harap Jaga Jarak' terpasang di kursi.

Tak hanya di kursi, tanda jaga jarak juga di tempel di lantai. Itu digunakan untuk mengatur jarak penumpang yang berdiri.

Para penumpang duduk mengikuti larangan tersebut, yakni berjarak.

Beberapa penumpang nampak mengabadikan momen pertama kali mereka naik KRL dengan berfoto atau membikin video di dalam kereta.

Rela Begadang Reservasi Tiket

Uji coba KRL Solo-Jogja untuk masyarakat umum dimulai mulai 1 sampai 7 Februari 2021.

Dari pantauan TribunSolo.com, antusias masyarakat dalam menjajal KRL tinggi.

Itu nampak dari ludesnya tiket KRL di hari pertama yang hanya bayar Rp 1.

Menilik aplikasi KRL Access, tiket untuk 5 jadwal keberangkatan sudah habis terjual.

Mulai dari pukul 08.25 WIB sampai keberangkatan terakhir 15.37 WIB dari Stasiun Solo Balapan habis.

Baca juga: Ingin Naik Pertama Kalinya? Begini Cara Naik KRL Solo-Jogja yang Bakal Diuji Coba 1 Februari 2021

Baca juga: Cara Mendaftar Uji Coba KRL Solo-Jogja Bayar Cuma Rp 1, Wajib Install KRL Access di Ponsel

Bahkan kondisi gerbong juga penuh tetapi sesuai dengan protokol kesehatan ketat.

Setiap kursi dikasih pembatas tanda tak boleh duduk.

Seorang penumpang, Lukman Hakim (28) mengatakan dirinya bahkan sampai rela menunggu hingga tengah malam supaya bisa mendapat tiket.

"Saya pesannya dari aplikasi tadi malam, saya buka pukul 00.00 WIB tapi belum tampil di aplikasi, terus saya tunggu pukul 00.05 WIB baru muncul," kata Lukman, Senin (1/2/2021).

Lukman bahkan rela tidak tidur lebih awal seperti biasanya supaya tidak kehabisan tikel KRL Yogyakarta - Solo.

Menurutnya, hari pertama pasti antusiasnya tinggi.

"Saya ngalahi tidak tidur menunggu sampai pukul 00.00 WIB. Normalnya tidur pukul 21.30 WIB," ucapnya.

Naik KRL Yogyakarta - Solo menjadi pengalaman pertama pria asal Salatiga itu.

"Mencoba pengalaman baru, sebelumnya belum pernah mencoba ingin tahu pelayanannya gimana, prosesnya membeli kartu KMT, masuk ambil antriannya seperti apa," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved