Berita Sragen Terbaru
Terungkap Sebab Ibu Muda 25 Tahun Gantung Diri di Sragen, Gegera Pisah Ranjang & Meminta Rujuk?
Bayan Desa Klandungan, Suprapto menjelaskan bahwa KA sudah pisah ranjang dengan suaminya YN.
Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Asep Abdullah Rowi
Kapolsek Ngrampal, AKP Lukman Tri Nofianto menjelaskan, dugaan korban nekat bunuh diri karena depresi.
"Info dari masyarakat sekitar kalau dia mengalami depresi," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (1/2/2021).
Diakuinya, kejadian itu sempat menggegerkan warga sekitar.
"Setelah menerima laporan kami olah tempat kejadian perkara (TKP)," aku dia.
"Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan," tuturnya.
Kasus di Wonogiri
Sementara itu, pelaku pembunuhan wanita di Wonogiri Yahmin alias Parlan (57) warga Dusun Jaten RT 4/RW 6 Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri nekat mengakhiri hidupnya sendiri di kebun milik warga.
Dia bunuh diri usai menghabisi tetangganya SZ (34) warga Dusun Ngroto RT 3/RW 1 Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri, Minggu (27/12/2020).
Menurut keterangan anggota keluarga Korban SZ, Seno, jenazah Yahmin ditemukan pada Senin (28/12/2020) sekira pukul 08.00 WIB.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Wanita di Wonogiri Seorang PNS, Polisi Duga Ada Motif Asmara
Baca juga: Kronologi Pembunuhan Wanita di Wonogiri: Pelaku Ketuk Jendela Rumah, Ayah Korban Juga Ikut Dibacok
"Sebelum SZ dikebumikan pukul 09.00 WIB, pelaku ditemukan sudah gantung diri di Pohon Cengkeh," katanya.
Lokasi yang dijadikan bunuh diri pelaku berada di kebun milik warga, yang jaraknya 100 meter dari lokasi korban menghabisi nyawa SZ.
"Dia bunuh diri menggunakan tali yang ada dijaket itu," ucapnya.
Seno menambahkan, dari informasi yang ia dengar, sebelum pelaku gantung diri, pelaku sempat mencoba bunuh diri dengan minum obat tanaman.
"Itu sempet minum obat jagung, mungkin biar overdosis," ucapnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Wonogiri IPTU Ghala Rimba mengatakan, pelaku tewas saat pihak kepolisian masih melakukan penyidikan.