Breaking News:

Berita Solo Terbaru

HUT ke-21 Pasoepati, Suporter Rindu Gemuruh Suasana Stadion, Dukung Persis Solo Berlaga Kembali

Meski tanpa hingar bingar, Presiden DPP Pasoepati Maryadi Gondrong berharap anggotanya di tingkat atas hingga akar rumput tetap solid.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
ILUSTRASI : Pasoepati saat mendukung Persis Solo di laga melawan PSPS Riau, Minggu (29/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Suporter sepak bola terbesar di Kota Solo Pasoepati kini genap berusia 21 tahun.

Berbeda dibanding tahun sebelumnya, perayaan hari jadi pendukung Persis Solo itu tak digelar meriah mengingat pandemi covid-19 belum berlalu.

Meski tanpa hingar bingar, Presiden DPP Pasoepati Maryadi Gondrong berharap anggotanya di tingkat atas hingga akar rumput tetap solid.

"Saya berharap secara pribadi maupun organisasi Pasoepati semakin dewasa, aktraktif dan inovatif," paparnya kepada TribunSolo.com, Rabu (10/2/2021).

Bantu Korban Bencana, Kelompok Suporter Persis Solo Gelar Aksi Donasi, Terkumpul Rp 21 Juta

Nasib Asisten Pelatih Persis Solo Buntut Kompetisi Mandek: Rela Jadi Kuli Bangunan dan Jualan Soto

"Saya juga berharap slogan 'Ojo Wedi Dadi Abang' tetap konsisten," aku dia membeberkan.

Bertepatan dengan Ultah Pasoepati ke 21 juga, Maryadi Gondrong mengaku rindu dengan suasana gemuruh dukungan Pasoepati kala mendukung Persis.

"Sebagai suporter saya kangen suasana itu, sudah hampir setahun kita tidak bertemu Persis yang selalu kita support," katanya.

Lantaran hal tersebut, Maryadi Gondrong pun menginginkan kompetisi liga lekas digulirkan agar Persis tak putus dukungan.

Selain itu, dengan adanya kompetisi nasib para punggawa Salahudin bakal lebih benderang.

"Kasian pemain pelatih, denger denger Bulan Mei Liga jadi digelar. Semoga benar," katanya.

"Kalau liga jalan kita siap dukung, tapi karena kemungkinan besar tanpa penonton nanti kita dukungannya lewat video lalu kita kirimkan ke instagram DPP Pasoepati," terangnya.

"Saya pribadi juga siap mengawal kemanapun Persis bermain, saya selalu ingin memberi dukungan," tutup Maryadi Gondrong.

Sah Pimpin Pasoepati

Pasangan Maryadi (Gondrong) - Agus Ismiyadi (GAS) resmi menjadi presiden dan wakil presiden Pasoepati periode 2021-2023.

Pasangan GAS itu menyisihkan pasangan Prapto Koting-Sapta Oox (Prasaja) di putaran kedua dengan selisih 7 suara.

Pemungutan suara di konggres Pasoepati VIII Minggu (10/1/2021) sendiri berlangsung selama 2 putaran.

Dalam putaran pertama, hasil voting pasangan GAS dengan Prasaja berakhir imbang dengan raihan 20 suara.

Sementara Agus Warsoep-Beto (Abe) meraih 14 suara.

Baca juga: Sebelum Kongres VIII Pasoepati Terlaksana, Ginda Minta Masalah Legalitas Diselesaikan Dahulu

Baca juga: Belum Dimulai, Penasihat Pasoepati Sebut Kongres Pasoepati Salahi Prosedur

Baca juga: Daftar 3 Calon Presiden Pasoepati Pengganti Aulia Haryo, Bakal Adu Gagasan di Depan Dosen UNS

Baca juga: Bhayangkara Solo FC Bermarkas di Solo, Bagaimana Arah Dukungan Suporter? Ini Tanggapan DPP Pasoepati

Pemungutan suara pun berlanjut ke tahap berikutnya dengan menyisakan pasangan GAS dan Prasaja.

Di putaran kedua itu GAS meraih 27 suara dan unggul dari Prasaja yang mendapat 20 suara dan abstain sebanyak 7 suara.

Maryadi Gondrong, saat ditemui TribunSolo.com usai pengukuhan mengaku sempat deg degan dengan jalannya pemungutan suara.

"Prediksi saya satu putaran," katanya terkekeh.

Maryadi Gondrong mengaku bakal merangkul semua korwil, baik yang mendukungnya maupun yang menaruh simpati pada kompetitornya saat Konggres.

"Semua program yang baik akan kita tarik dan akomudir," ujarnya.

"Akan kita gabungkan, terutama visinya Mas Agus," pungkas dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved