Detik-detik Ica Tewas Tersambar Kereta Api Dhoho : Tak Sempat keluar Mobil karena Selamatkan Bayinya
Mobil Suzuki Carry mengangkut satu keluarga tersambar KA Dhoho di Blitar. Seorang ibu tewas karena pilih selamatkan bayinya dulu
Budiono (31), pengemudi Suzuki Carry AG 1535 DV yang tertabrak KA Dhoho diduga tidak menghiraukan bunyi sirine peringatan saat menyeberang di perlintasan KA Jl Kahuripan, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jumat (12/2/2021).
"Pengemudi mobil kurang konsentrasi saat lewat di perlintasan kereta api," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan.
Yudhi mengatakan berdasarkan keterangan saksi sirine peringatan tanda kereta api akan lewat sudah berbunyi saat mobil hendak menyeberang perlintasan.
Selain itu, kata Yudhi, juga ada relawan yang berjaga di perlintasan berusaha menyetop mobil korban.
Tetapi, pengemudi Suzuki Carry tetap menerobos menyeberang perlintasan dan akhirnya tertabrak kereta api.
"Menurut keterangan saksi, sirine peringatan sudah berbunyi dan ada relawan yang menyetop mobil korban. Tapi, korban tetap jalan kemudian terjadi tabrakan," kata Yudhi.
Dikatakannya, selain rambu-rambu, di perlintasan itu juga terdapat palang pintu.
Hanya saja, palang pintu perlintasan merupakan swadaya dari masyarakat bukan Dinas Perhubungan.
Saat kejadian, relawan yang berjaga di perlintasan memang tidak menutup palang pintu.
Relawan hanya berusaha menyetop mobil korban.
"Kalau rambu-rambu dari provinsi. Sedang palang pintunya swadaya masyarakat. Saat kejadian relawan tidak menutup palang pintu dan mobil korban terus jalan," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul KRONOLOGI Satu Keluarga di Dalam Mobil Tertabrak KA Dhoho di Kota Blitar, Satu Anak Bayi Selamat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ka-dhoho-vs-suzuki-carry-di-blitar.jpg)