Breaking News:

Penanganan Covid

Jokowi Tegaskan Tetap Anti Lockdown Total: Lihat Negara Lain, Lockdown Provinsi Ekonomi Malah Hancur

Menurut Jokowi, karantina wilayah secara mikro lewat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lebih efektif ketimbang lockdown.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Presiden Joko Widodo saat hadir secara virtual dalam Dies Natalis ke-58 Universitas Brawijaya (UB), Selasa (5/1/2021). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo buka suara soal keputusannya yang sampai sekarang enggan memberlakukan lockdown.

Ia justru mempertanyakan fungsi karantina wilayah atau lockdown yang mencakup satu kota.

Menurut Jokowi, karantina wilayah secara mikro lewat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lebih efektif.

Inilah Rekomendasi BPOM soal Jenis Vitamin D yang Aman Dikonsumsi, Cocok Buat Tingkatkan Imun Tubuh

RS Darurat Covid-19 di Benteng Vastenburg Segera Beroperasi, Ada Alat Berasal dari Amerika Serikat

Jokowi mewanti-wanti pemerintah daerah untuk tak asal menerapkan lockdown.

Ia meyakini pembatasan bisa dilakukan dalam skala kecil.

"Jangan sampai karena virus hanya satu orang, satu RT, yang di-lockdown seluruh kota."

"Jangan sampai yang terkena virus misalnya dari kelurahan, yang di-lockdown satu kota. Untuk apa?" kata Jokowi saat membuka Peresmian Pembukaan Munas Apeksi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Jokowi meminta para wali kota memahami persebaran Covid-19 di wilayah masing-masing.

Ia mengatakan setiap kepala daerah harus tahu sebaran kasus hingga tingkat RT dan RW.

Sehingga kebijakan yang dibuat tidak salah sasaran.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved