Berita Solo Terbaru

Potret Ritual Malam Imlek Klenteng Tien Kok Sie Solo : Prokes Diperketat, Cuma Dihadiri Pengurus

Ritual malam tahun baru Imlek di Kota Solo memiliki suasana yang berbeda dibanding tahun-tahun yang lalu. 

Tayang:
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Suasana Klenteng Tien Kok Sie jelang Imlek di Jalan RE Martadinata No.12, Keluarahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Kamis (11/2/2021). 

Patung-patung sesekali diguyur menggunakan air kembang sebelum akhirnya disikat menggunakan air sabun beberapa kali.

Setelahnya, patung-patung kemudian dilap dan dikeringkan.

"Jumlah kim shin-nya kalau ditotal bisa lebih dari 25 buah tapi kalau dikelompokan ada 17," ucap Sumantri.

shin atau patung dewa dewi di Klenteng Tien Kok Sie, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Solo dibersihkan dengan air kembang, Minggu (31/1/2021)
shin atau patung dewa dewi di Klenteng Tien Kok Sie, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Solo dibersihkan dengan air kembang, Minggu (31/1/2021) (TribunSolo.com/Adi Surya)

Sumantri mengatakan apabila patung-patung tersebut tidak dibersihkan, nanti akan nampak kusam.

Terlebih, abu dupa kerap menempel di badan patung.

"Kalau tidak makin lama, abu dupa membuat hitam," katanya.

Sumantri mengungkapkan sebelum patung-patung dibersihkan, para pengurus Klenteng Tien Kok Sie tetap meminta izin.

Termasuk, hari dan jam pelaksanaan pembersihan para kim shin.

Itu dilakukan dengan menggunakan tradisi Poa Pwe atau melempar dua potong kayu kecil.

Tradisi Poa Pwe sudah dilakukan para pengurus Klenteng Tien Kok Sie dua hari sebelumnya.

"Kalau tidak boleh itu nanti diganti harinya. Semisal hari ini boleh, maka langsung dilakukan hari ini," ungkapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved