Geger di Keraton Solo
Cemilan Tradisional Ini Jadi Kesukaan Putri Keraton Solo, Peyek Kacang dan Teri
Diantara makanan yang dikirimkan para abdi dalem, terdapat cemilan kesukaan kerabat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Cemilan tersebut yakni, p
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Agil Trisetiawan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Diantara makanan yang dikirimkan para abdi dalem, terdapat cemilan kesukaan kerabat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Cemilan tersebut yakni, peyek kacang dan teri.
Ya, kedua cemilan tersebut merupakan kesenangan putri Paku Buwana XII, GKR Wadansari atau Gusti Moeng.
Hal tersebut disampaikan seorang abdi dalem, Yemi Priyana (48).
"Ada (cemilan kesukaan) Gusti, yakni peyek kacang dan teri," kata Yemi, Sabtu (13/2/2021).
• Jalan Solo-Purwodadi Lumpuh Tenggelam karena Banjir, Dinas PUPR Sragen : Itu Wewenang Provinsi
• Ratusan Pegawai Honorer di Sragen Akhirnya Dapat SK PPPK, Tapi Ada yang Setahun Lagi Sudah Pensiun
Selain itu, lauk pauk juga hendak dikirimkan abdi dalem untuk kerabat keraton dan para penari Tari Bedaya yang terkurung.
Sambel pete menjadi satu diantaranya.
"Ada lauk pauk sama keripik, sambal pete. Itu buat makan," ucap Yemi.
Yemi mengungkapkan makanan-makanan yang dihantar bukan permintaan dari kerabat keraton.
"Ini dari hati kami," ungkapnya.
Para kerabat dan para penari yang terkurung, sambung Yemi, terpaksa memasak dengan bahan seadanya.
Gas yang biasa untuk bantu memasak sudah habis.
"Waktu Gusti masuk, gasnya sudah habis," ucap Yemi.
Sikap Gusti Moeng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/moertiyah-gusti-moeng-meninggalkan-keraton-solo.jpg)