Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Penjelasan Ahli Tentang 'Luweng' : Lobang Air di Wonogiri yang Dicari dan Libatkan Orang 'Pintar'

Istilah "Luweng" cukup asing di telinga masyarakat. Namun bagi mereka yang tinggal di bebatuan karst seperti di Wonogiri akrab dengan luweng. 

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Ilham Oktafian
TribunSolo.com/Agil Tri
Proses penggalian luweng demi mengatasi genangan banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jumat (12/2/2021). 

Bahkan karena curah hujan tinggi beberapa waktu lalu, banjir menggenangi Dusun Joho Kidul dan sejumlah dusun di Desa Sumberagung. 

Lantas berbagai cara dilakukan, di antaranya mengeruk mencari titik luweng, tetapi ternyata sudah berhari-hari tidak ditemukan.

Padahal pengerukan dengan alat berat atau backhoe.

Saran Sumarjo, Kakek Mas Al Ikatan Cinta : Kalau Sudah Tak Jadi Artis, Nyalon DPRD di Sukoharjo Saja

Video Polisi Bantu Kucing Menyeberang Jalan Raya Viral, Ini Cerita Dibaliknya hingga Banjir Pujian

Camat Pracimantoro Warsito mengatakan, pihaknya hingga meminta bantuan paranormal dalam upaya pencarian mulut luweng tersebut.

"Sudah dibantu orang pintar, tapi masih belum ketemu juga sampai sekarang," kata dia kepada TribunSolo.com, Jumat (12/2/2021).

Setidaknya ada tiga mulut luweng yang dicari, satu di Dusun Dompol Desa Petirsari dan dua luweng lainnya ada di Dusun Joho Kidul Desa Joho.

Ketiga mulut luweng itu diduga tertimbun tanah.

"Ini kita gali lagi di kedalaman 10 meter, kalau masih tidak ketemu, proyeknya nanti akan dihentikan," ucapnya.

Warsito mengatakan, dalam pencarian mulut luweng ini, ada paranormal dari luar Wonogiri yang didatangkan.

"Orang sepuh, dan warga sekitar juga membantu pencarian, tapi masih belum ketemu," ucapnya.

Bahkan lanjut dia, sejumlah ritual dilakukan warga dalam upaya pencarian luweng tersebut.

"Seperti lokasi galian dibuatkan bancakan, hingga warga begadang di lokasi," akunya.

Banjir di Dua Kelurahan

Dua kelurahan di Kecamatan/Kabupaten Wonogiri banjir akibat pintu spillway Waduk Gajah Mungkur dibuka, Kamis (10/2/2021).

Dua Kelurahan yang terdampak itu meliputi Kelurahan Sukorejo dan Giritirto.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved