Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Buat Aroma Busuk dan Cemari Lingkungan, Kandang Babi di Karanganyar Diprotes Warga

Tak tahan dengan aroma kandang babi yang sangat menyengat dan mencemari lingkungan, sejumlah warga Karanganyar melaporkannya ke pihak Dinas Peternakan

freepik.com
Ilustrasi gambar babi. 

TRIBUNSOLO.COM - Tak tahan aroma kandang babi yang terus menyengat, warga Kauman RT 02/RW 10 Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat Karanganyar, melaporkan ke Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) pada Kamis (18/2/2021).

Dalam laporan itu para warga Dusun Kauman tidak hanya sekedar melaporkan aroma yang menyengat saja namun juga potensi pencemaran lingkungan.

Baca juga: Bangkai Babi Dibuang di Sungai Woro Klaten, Sekolah Sungai: Sungai Sering Buat Main Anak-anak

Baca juga: Bangkai Babi Dibuang di Sungai Simping Klaten Bikin Resah, Pelaku Pembuangan Diburu

Mereka juga membuat surat keberatan yang ditandatangani 12 orang.

"Kedatangan kami ke sini mengadu kepada dinas bahwa ada peternakan babi di kampung kami yang mengganggu warga.

Wujud gangguannya bau tidak sedap, bising kalau malam, suara babi dan limbahnya dibuang ke sungai (irigasi)," kata Perwakilan warga, Parjo (40).

Sebelum warga mendatangi Kantor Dispertan PP, sudah ada dua kali upaya mediasi tapi gagal.

Dia menjelaskan, warga sudah melaporkan permasalahan itu kepada perwakilan desa sebulan lalu.

Kemudian dijadwalkan mediasi antara pemilik ternak dan warga hari ini.

"Kami sudah libur untuk hari ini tapi ternyata tidak jadi karena ada keperluan (pemilik ternak).

Katanya diundur besok," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved