Breaking News:

Aset Asabri di Solo Raya

Fantastis Kini Ratusan Miliar, MAKI Ungkap Lagi Aset Diduga Korupsi Asabri : Ada di Solo hingga Bali

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kembali mengeluarkan mengeluarkan temuan aset diduga hasil korupsi PT Asabri.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
KOMPAS.COM/LUCKY PRANSISCA
Ilustrasi korupsi bisa merugikan rakyat. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kembali mengeluarkan mengeluarkan temuan aset diduga hasil korupsi PT Asabri.

Setelah beberapa waktu di Kabupaten Boyolali tembus angka Rp 56 miliar, kini di aset perusahaan transportasi hingga hotel yang tersebar dari Solo hingga Pulau Bali.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengatakan, mereka sudah melaporkan hasil temuannya tersebut ke Kejaksaan Agung.

"Penelusuran aset lanjutan (kedua) senilai ratusan miliar yang diduga terkait Korupsi Asabri di Solo," papar dia dalam rilis yang diterima TribunSolo.com, Kamis (18/2/2021).

Aktivis MAKI saat membeberkan temuan soal aset tersangka PT Asabri yang tersebar di Boyolali di di Rumah Makan Ayam Goreng Toh Joyo Manahan Solo, Senin (15/2/2021).
Aktivis MAKI saat membeberkan temuan soal aset tersangka PT Asabri yang tersebar di Boyolali di di Rumah Makan Ayam Goreng Toh Joyo Manahan Solo, Senin (15/2/2021). (TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono)

Baca juga: Ada Kasus Mega Korupsi Jiwasraya dan Asabri, Anggota DPR RI Dorong Holdingisasi BUMN

Baca juga: Siapa RM & WY, Sosok Pasutri Boyolali Pemilik Bisnis Bus Miliaran yang Dituding Aset Korupsi Asabri

MAKI menyebutkan aset tersebut dalam istilah kluster Solo yang melebar di Jogja, Bali dan Jakarta.

Modus bisnis dan aset tersangka korupsi Asabri inisial SWJ adalah secara tersembunyi dengan kamuflase kerjasama investasi bisnis dengan pengusaha Solo berinisial SSJ.

"Sebagai pemilik usaha di Karanganyar kurun waktu tahun 2016-2020," kata dia.

 "Jika dijumlahkan aset-aset di atas adalah senilai Rp 171 miliar," kata Boyamin.

Dia menjelaskan, untuk melengkapi pelaporan kepada penyidik Kejagung, mereka telah menyerahkan beberapa nomor rekening di ban.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved