Penanganan Covid

Rencana Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadhan, Jokowi: Non Muslim Siang Hari, Muslim Malam Hari

Jokowi pun mengatakan, pemerintah akan menambah tenaga vaksinator dari Kementerian Kesehatan dan TNI-Polri.

Tayang:
Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Petugas kesehatan saat menunggu peserta untuk vaksinisasi Covid-19 di Puskesmas Karanganyar, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNSOLO.COM -- Besar kemungkinan program vaksinasi akan dilakukan saat Ramadhan.

Pemerintah sudah memastikan jika puasa nanti, vaksinasi Covid-19 akan tetap berjalan.

Namun, jadwal vaksinasi rencananya akan diubah jadi malam hari.

Baca juga: Ratusan Pedagang di Pasar Kota Sragen Belum Didata Vaksinasi Tahap II, Sudah Ada Sosialisasi

Baca juga: Banyak Pedagang Pasar di Sragen yang Belum Tau Akan Vaksin, KPPKS: Sosialisasi Harus Lebih Masif

"Pada bulan puasa, kemungkinan kita akan tetap vaksinasi, yaitu di malam hari."

"Yang di siang hari daerah-daerah nonmuslim," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disiarkan dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (20/2).

 Terkait program vaksinasi, dia mengatakan, ketersediaan vaksin Covid-19 masih menjadi masalah utama dalam pelaksanaan program vaksinasi.  Sebab, jumlah vaksin yang tersedia masih sedikit jika dibandingkan kebutuhan nasional.

Jokowi memprediksi, ketersediaan vaksin Covid-19 baru akan memadai pada pertengahan tahun 2021.

"Yang masih jadi problem adalah jumlah vaksin yang ada. Itu akan mencapai titik angka yang paling baik pada semester kedua. Mungkin sebulan bisa 30-40 juta. Bulan Juni atau Juli baru menginjak angka itu," ujarnya.

Hal lain yang menjadi persoalan yaitu tenaga vaksinator. Sebab, 30.000 tenaga vaksinator yang ada saat ini persebarannya tidak merata.

"Jadi menyebabkan pelaksanaan vaksinasi provinsi satu dengan lain kecepatannya berbeda," ucapnya.

Jokowi pun mengatakan, pemerintah akan menambah tenaga vaksinator dari Kementerian Kesehatan dan TNI-Polri.

Menurut rencana, ada 30.000 tenaga vaksinator dari Kemenkes, dan 9 ribu tenaga vaksinator dari TNI-Polri. "Sehingga mencapai katakan 40.000. Kalau satu vaksinator bisa (menyuntik) 30 (orang), berarti sehari 1,2 juta," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Vaksinasi Covid-19 pada Bulan Puasa Akan Dilakukan Malam Hari".

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved