Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

PPKM Mikro di Klaten Bakal Ikut Diperpanjang Hingga 8 Maret, Berikut Aturan yang Ditetapkan

Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kabupaten Klaten bakal diperpanjang kembali hingga Senin (8/2/2021).

TribunSolo.com / Ilham Oktafian
Kondisi jalan Solo - Yogyakarta, Kecamatan Prambanan, Kabupate Klaten, Jumat (12/2/2021) saat momen libur panjang. Kendaraan plat luar kota mulai berdatangan. 
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kabupaten Klaten bakal diperpanjang kembali hingga Senin (8/2/2021).
Dalam perpanjangan PPKM basis mikro Kabupaten Klaten ini tetap menggunakan aturan PPKM basis mikro sebelumnya.
Tim Ahli Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmita mengatakan dalam pelaksanaan PPKM Mikro di Kabupaten Klaten pengaturan dalam objek wisata, pertokoan, rumah makan hingga ke lingkup mikro masih tetap sama.
"PPKM Mikro di Kabupaten Klaten akan diperpanjang, aturannya sama dengan yang PPKM Mikro sebelumnya," ucap Ronny, Selasa (23/2/2021).
Ronny menyebutkan pengaturan objek wisata terkait kapasitas dan waktu operasional tetap sama, yaitu maksimal 30 persen dari kapasitas, serta diperkenankan beropersi hingga pukul 15.00 WIB.
Selain itu, pengaturan terkait jam operasional baik toko, rumah makan, kafe, dan sejenisnya hingga pukul 21.00 WIB, tetap diberlakukan.
Pembelajaran siswa-siswi di Kabupaten Klaten dalam lanjutan PPKM Mikro juga dilakukan secara daring.
"Aturan itu tetap sama, tidak ada perubahan, dalam perpanjangan PPKM Mikro Klaten nantinya," ujar Ronny.
 
Meski begitu, Ronny mengaku dalam pelaksanaan hajatan di Kabupaten Klaten tidak dimasukan ke SE Bupati Klaten terkait perpanjangan masa PPKM Mikro di Kabupaten Klaten.
Ia menuturkan pengaturan terkait hajatan sudah dibuatkan SE Bupati secara terpisah dan nanti masing-masing satgas kecamatan yang akan menindak.
"Aturan hajatan tidak dimasukan di SE Bupati Klaten tentang perpanjangan PPKM basis mikro ini, karena sudah kami membuatkan SE kemarin," ujarnya.
Selain itu, dalam PPKM Mikro ini juga terdapat poin yang akan diubah.
Poin yang dimaksud yaitu pembatasan kapasitas 50 persen gedung.
" Nantinya dalam PPKM Mikro nanti ini akan diatur seperti sebelum PPKM," ujarnya.
(*)
Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved