Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Ternyata Ada 'Desa Orang Kembar' di Klaten: Puluhan Warga Terlahir Kembar, Terjadi Turun Temurun

Kepala Desa Jonggrangan Sunarna menerangkan keberadaan orang kembar identik maupun dampit sudah ada sejak lama.

KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Warga Desa Jonggrangan Kris Joko Raharjo bersama kembarannya Kris Joko Santoso ditemui di Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (22/2/2021). 

Viral Cerita Kembar Treni dan Trena

Berkat aplikasi Tik Tok, Trena akhirnya bisa berkumpul lagi dengan saudara kembarnya Treni yang hilang ketika kecil.

Pertemuan keduanya bermula ketika Treni menjumpai ada sosok wanita yang sangat mirip dengannya sedang bermain TikTok.

Tak pelak, Treni terkejut dengan kemiripan wanita itu dengannya.

Baca juga: VIRAL Cerita Wanita Selamat dari Gigitan Ular karena Ditolong Kucing Liar, Begini Nasib Si Kucing

Baca juga: Rentan Terpapar Covid-19 karena Mobilitas Tinggi, 63 Wartawan Bertugas di Solo Disuntik Vaksin

Ia pun mencoba menanyakannya pada kedua orangtuanya.

Siapa sangka, dugaan Treni benar.

Ia rupanya lahir kembar tetapi terpisah 20 tahun lalu.

"Kaget, bingung, jadi satu. Lihat foto mirip. Dari posenya sama. Dari cara kita berjilbab juga sama. Pokoknya kaget," kata Treni via video call.

Tak cuma Treni yang terharu, sang Kakak, Trena juga ikut sedih.

20 tahun berpisah, Trena akhirnya bisa bertemu dengan Treni.

Ya, berkat aplikasi TikTok, Trena akhirnya bisa menemukan kembarannya, Treni.

"Langsung saya nangis. Nangis senang campur sedih. Saya juga bingung. Gimana ini kisah nyata atau bagaimana. Tapi ini kisah nyata. Kita dipertemukan sama-sama udah punya anak dua, udah menikah," kata Trena seraya mengusap air mata.

Kronologi Terpisah

Tak hanya Trena, orangtuanya, Aceng juga bersyukur karena akhirnya menemukan putrinya yang 20 tahun hilang.

Dengan wajah semringah, Aceng tampak bahagia saat bisa berbincang dengan salah satu putri kembarnya yang hilang, Treni.

Kisah saudara kembar yang terpisah selama 20 tahun itu menghebohkan jagad maya.

Di media sosial, kisah Trena dan Treni yang bertemu setelah 20 tahun berpisah menjadi perhatian khalayak.

Hingga akhirnya, kisah mengenai penyebab perpisahan Trena dan Treni pun terkuak.

Di kediamannya di Kelurahan Parakanhonjey, Kecamatan Sukamaju, Kota Tasikmalaya, Trena tampak semringah saat mengobrol dengan saudara kembarnya, Treni.

Sementara sang Ayah, Aceng menatap syahdu kedua putrinya secara bergantian.

Kenangan Aceng mendadak terlempar di 20 tahun yang lalu.

Yakni saat Aceng harus berpisah dengan salah satu anak kembarnya, Treni.

Dilansir dari Trans 7, awal mula Trena dan Treni berpisah adalah saat mereka beserta orangtuanya tinggal di Ambon.

Hidup sebagai transmigran, orangtua Trena dan Treni pun tinggal berdampingan dengan saudaranya serta keluarga lain sesama transmigran.

Sampai tiba di sebuah momen, orangtua Trena dan Treni terpaksa harus mengurusi orangtuanya yang sakit di rumah sakit.

Karenanya, Trena pun dititipkan ke saudaranya yang sama-sama tinggal di Ambon.

Sedangkan Treni dititipkan ke tetangganya yang juga sesama transmigran.

Saat Trena dan Treni tinggal di rumah terpisah dan jauh dari orangtua, mereka terpaksa harus berpisah.

Hal tersebut lantaran di tahun 1999, kerusuhan Ambon meletus.

Lewat TikTok, Wanita Kembar Identik Ini Akhirnya Bertemu, 20 Tahun Lalu Berpisah karena Kerusuhan (Youtube)
Lewat TikTok, Wanita Kembar Identik Ini Akhirnya Bertemu, 20 Tahun Lalu Berpisah karena Kerusuhan (Youtube)

Masih berusia 2 tahun, Trena dan Treni pun dibawa oleh masing-masing keluarga yang tadi telah mendapat amanah dari orangtuanya.

Kaget mendapati anaknya telah terpisah, Aceng pun mencari kedua anak kembarnya itu.

Usai mencari, Aceng akhirnya berhasil bertemu dengan salah satu anak kembarnya, Trena.

Namun sayang, Aceng tak bisa menemukan keberadaan Treni.

"Setelah dilahirkan, terjadilah kerusuhan Ambon. Jadi Kami hilang kontak sama anak itu," kata Aceng, dikutip TribunMataram.com dari TribunBogor.com.

Selama bertahun-tahun, Aceng mencari salah satu anak kembarnya yang hilang.

Hampir menyerah, Aceng mendapat keajaiban di tahun 2020.

Tepatnya 13 Oktober 2020 kemarin, Aceng akhirnya bisa menemukan anak kembarnya yang hilang, Treni.

(Kompas.com/ Kontributor Solo, Labib Zamani) (TribunMataram.com/ Salma Fenty)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Desa Jonggrangan Klaten yang Miliki Puluhan Pasang Orang Kembar"

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved