Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Talut Ambrol Akibat Erosi Sungai, Warga Sragen Bangun Tanggul Pakai Ban Bekas

Sebuah talut di Sragen harsu ditahan dengan ban bekas akibat tergerus erosi sungai dan kini menjadi ancaman longsor bagi warga sekitar

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Tanggul terbuat dari ban bekas untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan di Dukuh Gabusan, Tangkil, Sragen pada Selasa (2/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Empat rumah yang terancam amblas akibat erosi sungai di Dukuh Gabusan, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen berinisiatif menggunakan ban bekas sebagai tanggul sementara.

Ide itu datang dari salah seorang warga yang rumahnya terdampak longsor.

"Karena saya kerja di Papua dan di daerah sana sering menggunakan ban bekas untuk menahan tanah agar tidak longsor," ungkap Suyadi kepada TribunSolo.com, Selasa (2/3/2021).

Lantas hal tersebut langsung dipraktikkan di rumahnya yang terkena longsor.

"Rumah saya juga terdampak longsor, jadi ya sudah saya terapkan saja cara tersebut," katanya.

Baca juga: Khawatir Terjadi Longsor Susulan, Warga Gabusan Sragen Tak Bisa Tidur Nyenyak

Baca juga: 11 Makam di TPU Bendungan Klodran Terancam Longsor, Pemindahan Terkendala Biaya dan Identitas

Dijelaskannya, Suyadi kemudian mencari ratusan ban bekas di seputar Solo Raya.

"Di Solo Raya soalnya banyak ban bekas yang sudah tidak terpakai," katanya.

Ban-ban yang sudah didapat, lalu disusun secara vertikal dan diikat memakai kawat.

"Bannya kami letakkan di bekas longsoran sepanjang 86 meter dengan kedalaman delapan meter," terangnya.

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved