Selamat Tinggal Honda Jazz, Hatchback Legendaris yang Resmi Pensiun, Inilah Mobil Penggantinya

Kehadiran City Hatcback rupanya membawa ancaman pada produk lain. Setelah hadir sejak 2004, kini Jazz harus stop produksi.

Editor: Hanang Yuwono
(KOMPAS.com/Stanly)
Ilustrasi Honda Jazz generasi kedua dan ketiga 

Mobil berjenis hatchback yang menyasar segmen anak muda ini memiliki sejarah yang cukup panjang di industri otomotif Tanah Air.

Pertama kali meluncur di Jepang tahun 2001, mobil ini baru masuk ke Indonesia pada 2003 yang didatangkan langsung dari Thailand.

PT Honda Prospect Motor selaku agen pemegang merek mobil Honda menawarkan Jazz generasi pertama dalam dua tipe, yaitu tipe mesin i-DSI (Intelligent Dual and Sequential Ignition) dan tipe mesin VTEC (Variable Valve Timing and Lift Electronic Control) yang merupakan tipe tertinggi dengan mesin 1.5 liter.

Honda Jazz yang memboyong mesin 4 silinder SOHC berkapasitas 1.500 cc, i-DSI, mampu menghasilkan tenaga maksimal 85 Hp pada 5.500 rpm dan torsi puncak 128 Nm pada 2.700 rpm.

Sementara untuk mesin VTEC berkapasitas 1.5 liter dapat menghasilkan tenaga puncak 108 Hp pada 5.800 rpm dengan torsi maksimal 143 Nm pada 4.800 rpm.

Honda Jazz GD3, jadi model termurah saat ini
Honda Jazz GD3, jadi model termurah saat ini (wikipedia.org)

Generasi pertama Honda Jazz tertinggi, sudah dijejali fitur keamanan lengkap mulai dari VTEC dilengkapi rem dengan fitur ABS (Anti-Lock Braking System), EBD (Electronic Brake Force Distribution) dan BA (Brake Assist), dengan dua airbag yang terletak di bagian pengemudi dan penumpang depan.

Hadirnya Jazz di Indonesia membawa isu yang sangat menarik, terlebih saat ada kabar bahwa logo titik di huruf ‘J’ mengandung emas.

Generasi kedua Honda Jazz hadir tahun 2007, Honda di Jepang benar-benar membuat mobil ini lebih luas secara dimensi dan lebih sporty, dengan ubahan pada sisi eksterior.

Ketika didatangkan ke Tanah Air, Honda Jazz tetap mempertahankan mesin 1.5 liter i-VTEC dengan daya maksimal 120 Hp pada 6.600 rpm dan torsi puncaknya 145 Nm pada 4800 rpm.

Kemudian, pada 2008 Honda Prospect Motor merilis varian baru dari Honda Jazz, yakni A, S dan RS yang menjadi tipe tertinggi.

Generasi ketiga Honda Jazz meluncur pada 2013 di Jepang, dengan ubahan besar pada eksterior dan interior.

Sisi eksteriornya makin sporty, eye catching dan disesuaikan dengan selera kaula muda, dengan garis body yang membuatnya terlihat kekar.

Model terbaru ini memboyong teknologi canggih pada sistem pencahayaan, yakni ditanamnya sistem projector, lengkap dengan DRL LED.

Generasi ketiga ini baru masuk Indonesia pada Juni 2014, meski ubahan eksterior dan interiornya cukup menonjol, nyatanya Honda malah tetap mempertahankan mesin dari generasi kedua.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved