Penanganan Covid

Senam Aerobik Berujung Petaka, 45 Orang Terpapar Covid-19 Setelah Senam Sehat di Papandayan Garut

Sebanyak 45 warga Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya dinyatakan positif Covid-19 klaster senam aerobic.

Tayang:
Editor: Hanang Yuwono
Tribunsolo.com
Proses penjemputan pasien positif Covid-19 di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Senin (11/5/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Kerumunan masyarakat apapun kegiatannya terbukti bisa menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Yang terbaru, muncul klaster penularan gara-gara senam.

Klaster senam itu pun menggegerkan masyarakat Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga: 70 Petugas Pariwisata di Sragen Masuk Prioritas Vaksinasi Covid-19, Percepat Pembukaan Objek Wisata

Baca juga: Camat Klaten Selatan Positif Corona, Tertular dari Istri yang Sudah Vaksin Covid-19

Klaster tersebut datang dari komunitas senam aerobik.

Tribun Jabar mengabarkan, sebanyak 45 warga Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya dinyatakan positif Covid-19 klaster senam aerobic.

Sebelumnya yang dinyatakan positif hanya 40 orang, sebagian besar perempuan.

Sebagian terkonfirmasi positif setelah senam di Papandayan, Garut, dan sebagian lagi dari hasil tracing terhadap anggota senam.

"Dari hasil tracing disusul swab test, ada penambahan lima orang lagi, sehingga totalnya jadi 45 orang," kata Kabid Penanganan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi, Kamis (11/3/2021).

Atang mengungkapkan, awal munculnya klaster senam setelah diketahui ada 24 anggota senam terkonfirmasi positif hasil swab test massal.

Dari hasil tracing muncul 48 warga yang pernah kontak erat.

"Hasil swab test terhadap 48 orang itu, sebanyak 21 diantaranya terkonfirmasi positif," kata Atang.

Saat ini masih ada 10 warga darik laster senam ini menunggu hasil swab test.

"Kami mengimbau warga tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Yakni menerapkan program 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun," ujar Atang.

Libur panjang

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengimbau pekerja/buruh  tidak bepergian ke luar kota jelang libur peringatan Hari Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Hari Raya Nyepi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved