Breaking News:

Ramadhan 2021

Bahaya Langsung Merokok saat Buka Puasa, Dokter Gizi di Solo Beberkan Dampak Buruknya pada Tubuh

Langsung merokok saat berbuka puasa ternyata memiliki dampak mengerikan bagi kesehatan. Simak penjelasan ahli gizi berikut:

banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Ilustrasi larangan merokok. Simak bahaya langsung merokok saat buka puasa. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO. COM, SOLO - Langsung merokok saat berbuka puasa ternyata memiliki dampak mengerikan bagi kesehatan.

Hal itu diungkapkan Dokter spesialis gizi klinik di Solo, Dr Amelya Augusthina Ayusari MGizi SpGK.

Ia memaparkan jika bulan puasa menjadi waktu yang tepat untuk para perokok mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan menghisap zat berbahaya tersebut.

Baca juga: Berikut 5 Camilan Khas Solo yang Bikin Kangen untuk Disantap Jelang Buka Puasa dan Sahur

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Bau Mulut saat Jalani Ibadah Puasa, Termasuk Perbanyak Makan Buah dan Sayur

Terlebih saat kita berpuasa sekitar 13 jam, banyak asupan cairan dalam tubuh kita berkurang secara signifikan, menjadi kurang tepat jika cairan tersebut diganti dengan zat rokok.

"Bulan puasa bisa dijadikan sarana untuk mengurangi atau berhenti dari kebiasaan merokok," ungkap Dr Amelya saat dihubungi TribunSolo.com pada Senin (27/4/2020).

"Pada orang orang yang sedang berpuasa, harus segera memenuhi kebutuhan cairan saat ia berpuasa selama 13 jam," kata dia.

Faktanya, tak sedikit seseorang memanfaatkan waktu berbuka puasa untuk langsung merokok.

Zat dalam rokok, dikatakan oleh Dr Amelya tidak mampu menggantikan asupan gizi yang berkurang selama kita berpuasa, bahkan akan berdampak buruk karena tubuh seharusnya mendapatkan nutrisi dan cairan yang sehat.

"Jika seseorang saat berbuka kemudian merokok," kata dia.

"Maka zat nikotin maupun zat lainnya akan diserap lebih banyak dibanding nutrisi dan cairan," pungkasnya.

Disarankan oleh Dr Amelya, saat berbuka puasa hendaknya mengkonsumsi makanan yang bergizi, dan tentunya air yang berguna mengganti cairan yang banyak terpakai saat berpuasa selama 13 jam.

Meskipun demikian, tidak disarankan olehnya saat berbuka puasa langsung makan berat seperti nasi dan makanan pokok lain.

"Pada saat berbuka orang harus mengisi cairan dan mengkonsumsi makanan bergizi," kata dia.

"Seperti jus maupun sup buah sangat disarankan sebelum makan berat saat selepas Maghrib," bebernya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved