Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Virus Corona

WHO Akhirnya Ungkap dari Mana Covid-19 Berasal, Teori Laboratorium Wuhan Bocor Kini Terpatahkan

Setelah melakukan penyelidikan selama berbulan-bulan, WHO akhirnya menemukan dari mana pandemi Covid-19 berasal.

Editor: Hanang Yuwono
tribunnews.com
Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020). 

TRIBUNSOLO.COM -- Hingga kini organisasi kesehatan dunia (WHO) masih menelusuri asal usul Covid-19 berasal.

Beberapa tempat dicurigai, lalu muncul hipotesis jika pasar ikan dan laboratium di Wuhan jadi tempat pertama Covid-19 mengontaminasi.

Namun kini anggapan tersebut terpatahkan, setelah melakukan penyelidikan selama berbulan-bulan, WHO akhirnya menemukan dari mana pandemi Covid-19 berasal.

Baca juga: WHO Curigai Hasil Penelitian China Jika Covid-19 Masuk Wuhan dari Makanan Beku: Tidak Masuk Akal

Baca juga: Gara-gara Tolak Jenazah Covid-19, Perangkat Desa di Banyumas Ini Nangis Minta Ampun pada Jokowi

Dalam investigasinya, WHO menemukan bahwa peternakan satwa liar di China menjadi sumber pandemi Covid-19.

Orang-orang yang mengenakan pakaian pelindung dan masker tiba di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan, untuk naik salah satu kereta api pertama yang meninggalkan kota di provinsi Hubei tengah China awal 8 April 2020. Pihak berwenang Cina mencabut larangan lebih dari dua bulan pada perjalanan keluar dari kota di mana pandemi global pertama kali muncul.
Orang-orang yang mengenakan pakaian pelindung dan masker tiba di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan, untuk naik salah satu kereta api pertama yang meninggalkan kota di provinsi Hubei tengah China awal 8 April 2020. Pihak berwenang Cina mencabut larangan lebih dari dua bulan pada perjalanan keluar dari kota di mana pandemi global pertama kali muncul. (Hector RETAMAL / AFP)

Seperti dikutip dari Live Science, Kamis (18/3/2021) menurut Peter Daszak, ahli ekologi penyakit di tim WHO yang melakukan investigasi ke China, di sekitar provinsi Yunna di China selatan terdapat banyak peternakan satwa liar.

Menurutnya, peternak satwa liar tersebut kemungkinan besar memasok hewan ke pedagang di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Wuhan, tempat kasus pertama Covid-19 di temukan.

Beberapa dari hewan liar yang dipasok bisa saja tertular SARS-CoV-2 dari kelelawar di daerah tersebut.

Januari lalu, tim ahli WHO melakukan perjalanan ke China untuk menyelidiki bagaimana pandemi mematikan ini pertama kali dimulai.

Banyak teori konspirasi telah menyebar tentang asal-usul virus, termasuk bahwa virus lolos dari laboratorium Wuhan.

Namun bulan lalu, penyidik WHO menepis penjelasan itu, sebagaimana laporan dalam artikel Kompas.com berjudul: Dari Mana Covid-19 Berasal, WHO Ungkap Hasil Investigasinya.

Konsesus umum di antara para ilmuwan adalah bahwa virus corona beredar di kelelawar dan melompat ke manusia, kemungkinan melalui spesies perantara.

Dan konsensus umum itu lah yang kemudian ditemukan oleh investigator WHO, bahwa virus corona kemungkinan ditularkan dari kelelawar di China selatan ke hewan di peternakan satwa liar. Baru kemudian menular ke manusia.

Namun WHO masih belum mengetahui hewan yang menjadi perantara virus antara kelelawar dan manusia.

Peternakan satwa liar sendiri merupakan bagian proyek yang telah dipromosikan pemerintah China selama 20 tahun, untuk mengangkat penduduk pedesaan keluar dari kemiskinan.

"Mereka mengambil hewan eksotis, seperti musang, landak, trenggiling, rakun, dan tikus bambu, dan membiakkan mereka di penangkaran," kata Daszak.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved