Sambut Ramadhan, Smartfren Regional Jateng-DIY Perluas Jaringan 4G di Daerah Pinggiran Jogja
PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren) melakukan uji jaringan di pinggiran Daerah Istimewa Yogkarta (DIY).
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Asep Abdullah Rowi
“Untuk operator 5G, kami sudah melakukan kesiapan sejak tahun 2011 dan bahkan kami kemarin bersama provider lain (Telkomsel) sudah ikut lelang frekuensinya Kominfo,” katanya.
Baca juga: Smartfren Tawarkan Kuota 41 GB Bagi Pembeli Xiaomi Redmi Terbaru, Berikut Cara Mendapatkannya
Baca juga: Smartfren Ajak Konten Kreator Muda : Kolaborasi Bangun Negeri via Program Smartfren Wow Labs
Ia katakan, pihak Smartfen regional Jateng-DIY dan pusat siap secara insfrastuktur.
“Kami ada ratusan tower Base Transceiver Station (BTS) yang sudah disiapkan di berbagai daerah,” tambahnya.
Meskipun demikian, pihak Smartfren masih menunggu izin resmi dari pihak Kominfo untuk waktu peluncuran jaringan yang sudah diterapkan di Singapura ini.
“Walaupun belum tahu kapan pastinya, kami dari Smartfren secara teknologi on progress kami siap secara jaringan dan populasi kami sudah tersebar luas,” papar Joseph.
Untuk konsep 4G sendiri, Joseph katakan akan lebih mengandalkan perkembangan layanan sinyal.
“Jadi Intinya konsep 5G yang dikembangkan bukan ke user langsung tapi ke layananya, mungkin kita akan mendorong di frekuensi bandwichnya,” katanya.
“Ya sebenarnya seluruh operator belum tahu persis bayangannya seperti apa, namun kita prediksi 5G ini akan lebih mengefisienkan layanan-layanan jaringan yang telah tersedia,” akunya.
Saat ditanyai berapa jumlah bandwich yang disasar atau dibutuhkan untuk ke depan, ia juga sampaikan masih menunggu alokasi dari pihak pusat.
“Tergantung bandwich yang disediakan pemerintah, ditunggu saja nanti kami akan gali lebih dalam lagi, semoga prediksinya tahun ini,” tandasnya. (*)