Breaking News:

7 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh, Termasuk Bisa Mengontrol Gula Garah

Selain menjadi momentum ibadah, melakukan puasa di bulan Ramadhan juga memberikan sejumlah manfaat kesehatan.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Puasa Ramadhan 2021. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebentar lagi, umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 2021.

Selain menjadi momentum ibadah, melakukan puasa di bulan Ramadhan juga memberikan sejumlah manfaat kesehatan.

Baca juga: Bagaimana Hukumnya dalam Islam, Saat Puasa Pakai Lipstik , Batal?

Saat puasa, kita tidak makan dan minum, sehingga tubuh pun bisa mengistirahatkan sistem pencernaan.

Kebiasaan ini rupanya bisa membersihkan usus dan berdampak luar bisa bagi organ-organ lainnya.

1. Mengontrol gula darah

Ilustrasi pengetesan diabetes
Ilustrasi pengetesan diabetes (@stock.adobe.com)

Sejumlah studi menyebut, puasa dapat mengontrol gula darah.

Studi yang melibatkan 10 orang penderita diabetes tipe 2 menunjukkan, puasa dalam rentang waktu tertentu dapat signifikan menurunkan kadar gula darah.

Menurut ulasan lain, pembatasan asupan kalori dalam tubuh saat orang berpuasa juga dapat mengurangi resistensi insulin.

Dengan mengurangi resistensi insulin, sensitivitas tubuh terhadap insulin dapat meningkat.

Sehingga glukosa dari aliran darah bisa berpindah ke sel tubuh lebih efisien.

Selain itu, gula darah seseorang saat berpuasa juga cenderung menurun.

Dengan demikian, manfaat puasa bagi kesehatan ini dapat berguna bagi orang yang berisiko diabetes.

2. Mengurangi peradangan

ILUSTRASI - Lupus adalah penyakit autoimun atau penyakit peradangan (inflamasi) kronis yang disebabkan oleh sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh sendiri.
ILUSTRASI - Lupus adalah penyakit autoimun atau penyakit peradangan (inflamasi) kronis yang disebabkan oleh sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh sendiri. (freepik.com)

Sejumlah penelitian menunjukkan, puasa dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Peradangan dapat memengaruhi kemampuan tubuh saat melawan infeksi.

Ahli menyebut, peradangan berpotensi jadi biang penyakit jantung, kanker, dan rheumatoid arthritis.

Studi kecil membuktikan, tingkat peradangan orang yang berpuasa lebih dari 12 jam sehari dapat menurun.

Baca juga: 57 Tips Puasa Sehat dr Zaidul Akbar: Rutin Konsumsi 1 Sendok Madu Usai Tarawih, Rasakan Khasiatnya

3. Meningkatkan kesehatan jantung

PENYAKIT JANTUNG - Kenali penyebab dan faktor risiko penyakit jantung. FOTO: ILUSTRASI
PENYAKIT JANTUNG - Kenali penyebab dan faktor risiko penyakit jantung. FOTO: ILUSTRASI (freepik.com)

Penyakit jantung selama ini masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh penjuru dunia.

Menerapkan pola dan gaya hidup sehat adalah cara paling efektif mengurangi risiko penyakit jantung.

Studi yang melibatkan 110 orang dewasa dengan kelebihan berat badan menunjukkan, puasa selama tiga minggu dapat signifikan menurunkan tekanan darah, kadar trigliserida, dan kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Selain itu, penelitian pada lebih dari 4.000 orang juga membuktikan, puasa dapat menurunkan penyakit jantung koroner dan diabetes.

Seperti diketahui tekanan darah, kolesterol, diabetes adalah faktor risiko utama penyakit jantung.

4. Berpotensi meningkatkan kesehatan otak

ILUSTRASI
ILUSTRASI (freepik.com)

Penelitian pada hewan menunjukkan, puasa dapat meningkatkan kesehatan otak.

Menurut studi tersebut, puasa dapat melindungi kesehatan otak dan meningkatkan pembentukan sel saraf untuk meningkatkan fungsi kognitif.

Karena puasa dapat mengurangi peradangan, puasa juga dapat membantu mencegah gangguan neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.

5. Membantu penurunan berat badan

Ilustrasi menimbang berat badan
Ilustrasi menimbang berat badan (cnn.com)

Secara teori, pantang makan dan minum selama beberapa saat dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

Selain membatasi asupan kalori, kadar lemak secara bertahap dapat menurun dan menjaga jaringan otot.

Studi juga membuktikan, puasa dapat meningkatkan metabolisme.

Caranya dengan meningkatkan kadar neurotransmitter norepinefrin, yang dapat membantu penurunan berat badan.

6. Meningkatkan hormon pertumbuhan

TINGGI BADAN - Berikut cara menambah tinggi badan dan mengukur batas maksimalnya. FOTO: ILUSTRASI
TINGGI BADAN - Berikut cara menambah tinggi badan dan mengukur batas maksimalnya. FOTO: ILUSTRASI (freepik.com)

Hormon pertumbuhan adalah hormin protein yang penting bagi banyak aspek kesehatan.

Hormon penting ini dapat memengaruhi pertumbuhan, metabolisme, penurunan berat badan, dan kekuaran otot.

Sejumlah studi menunjukkan, puasa dapat meningkatkan kadar hormon pertumbuhan secara alami.

Hormon pertumbuhan dapat meningkat optimal karena pengaruh kadar gula darah dan insulin yang lebih terkontrol saat puasa.

Baca juga: Tambah Pahala Puasa di Bulan Ramadhan 2021, Lakukan Amalan Ini

7. Memperbaiki suasana hati

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribun News)

Setelah beberapa hari berpuasa, proses detoksifikasi fisik dan mental dalam tubuh dapat berjalan secara alami.

Detoksifikasi fisik bisa bisa terjadi karena racun yang tersimpan dalam lemak tubuh dapat terurai.

Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan hormon endorfin.

Saat tubuh memiliki lebih banyak hormon endorfin, Anda bisa merasa lebih baik atau lebih bahagia.

Dengan hormon endorfin yang lebih banyak, Anda bisa merasakan kesehatan mental yang lebih baik

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Ramadhan 2021, Inilah 7 Manfaat Puasa bagi Kesehatan, Gula Darah Terkontrol, 

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved