Berita Sragen Terbaru

Mabes Polri Diserang Teroris Bersenjata Api, Polres Sragen Perketat Pengamanan : Patroli Skala Besar

Polres Sragen meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya serangan terduga teroris di Markas Besar (Mabes) Polri.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Asep Abdullah Rowi
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI : Petugas kepolisian melakukan penggeledahan rumah terduga teroris di kawasan Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). Kepolisian Polda Metro Jaya menangkap dua terduga teroris di kediamannya yang juga dijadikan ruang pamer (showroom) mobil bekas. Penangkapan kedua terduga teroris ini berkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Polres Sragen meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya serangan terduga teroris di Markas Besar (Mabes) Polri.

Kabag Ops Kompol Dudi Pramudia mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menuturkan, jajarannya setiap hari selalu mengadakan apel.

"Apel yang kami lakukan yakni patroli skala besar," ujarnya kepada TribunSolo.com, Rabu (31/3/2021).

Apel sendiri dimulai pukul 08.00 WIB dan pukul 20.00 WIB.

"Jadi apelnya dalam sehari ada dua kali," jelasnya.

Baca juga: Puluhan Gereja di Solo Dijaga Jelang Paskah, Polisi Bawa Anjing Pelacak Bom, TNI Bantu Pengamanan

Baca juga: Sosok Zakiah Aini Terduga Pelaku Penyerangan di Mabes Polri, Ternyata Anggota Klub Airsoft Gun

Sementara itu, untuk hari Sabtu dan Minggu, katanya, jumlah personel kepolisian yang disiagakan ada 200 orang.

"Untuk hari sabtu dan minggu kami siagakan 200 polisi," terangnya.

Penyerangan di Mabes Polri

Aksi terorisme kembali terjadi di Indonesia.

Rabu (31/3/2021) Mabes Polri diserang oleh orang tak dikenal yang diduga teroris berpakaian serba hitam, dan membawa sepucuk senjata api.

Diduga, sosok berpakaian hitam ini merupakan seorang wanita, dan sempat mengacungkan senjata api tersebut ke beberapa arah sebelum akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas.

Baca juga: Teka-teki Benda Mirip Map Kuning yang Dibawa Terduga Teroris di Mabes Polri, Apa Isinya?

Baca juga: Waspada Ancaman Terorisme, Bandara Adi Soemarmo Solo Turunkan Tim Gabungan Brigadir Anjing

Menanggapi aksi teror ini, pengamat teroris, Al Chaidar, mengungkapkan bahwa serangan kali ini yang menyasar Markas Besar Kepolisian, memang target utama jaringan terduga teroris tersebut.

“Itu memang sasaran tradisional mereka, sasaran awal, kalau gereja itu kan sasaran kedua.,” ungkap Al Chaidar dikonfirmasi wartawan, Rabu (31/3/2021).

Detik-detik seorang wanita terduga teroris memperlihatkan gerak-gerik mencurigakan di pos jaga bagian depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021), hingga akhirnya tewas ditembak.
Detik-detik seorang wanita terduga teroris memperlihatkan gerak-gerik mencurigakan di pos jaga bagian depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021), hingga akhirnya tewas ditembak. (Kolase TribunJakarta.com)

Al Chaidar juga mengatakan, serangan pada sore ini merupakan aksi balas dendam, dan masih berkaitan erat dengan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, pada Minggu (28/3/2021) beberapa hari lalu.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved