Mabes Polri Diserang Perempuan Muda, Tiga Media Asing Ikut Soroti

Insiden penembakan di Mabes Polri yang dilakukan seorang perempuan muda mendapat perhatian dari media asing.

Tayang:
Editor: Rahmat Jiwandono
Istimewa
Kolase foto orang berpakaian perempuan terduga teroris di Mabes Polri. 

Kemudian, SCMP yang dilansir Kompas.com pada Rabu (31/3/2021) meyebutkan bahwa peristiwa "dugaan serangan teror" di Mabes Polri terjadi tak lama setelah bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi, yang telah melukai 20 orang. 

Negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia ini dikatakan telah lama berjuang melawan militansi Islam dan telah mengalami sejumlah serangan dahsyat dalam 2 dekade terakhir. 

Di antaranya, Bom Bali 2002 yang merupapkan serangan teror terburuk yang pernah terjadi di negara itu hingga menewaskan lebih dari 200 orang, terutama turis asing.

Pasukan keamanan Indonesia secara teratur menangkap tersangka militan dan serangan sering kali dilakukan di tingkat rendah dan menargetkan pasukan keamanan dalam negeri.

Salah satu serangan mematikan besar terakhir di negara itu terjadi pada 2018, ketika belasan orang terbunuh setelah keluarga pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di gereja-gereja selama kebaktian Minggu di kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya.

Keluarga itu, termasuk 2 anak perempuan yang berusia masing-masing 9 dan 12 tahun.

Ada satu keluarga lain yang terdiri dari 5 orang, yang melakukan pemboman bunuh diri di markas polisi.

Semuanya berasal dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yang telah berjanji setia kepada ISIS. 

3. Khaleej Times

Media yang berbasis di India memberitakan secara singkat bahwa suara tembakan terdengar di kompleks markas polisi nasional Indonesia pada Rabu (31/3/2021), menurut laporan media lokal Indonesia.

Namun, polisi tidak menanggapi permintaan komentar untuk memverifikasi laporan yang muncul soal "dugaan serangan teror".

Gambar-gambar dari MetroTV dan stasiun penyiaran besar lainnya menunjukkan apa yang tampak seperti sosok sendirian yang ditembak sebelum jatuh ke tanah.

Tubuhnya terbaring tak bergerak sesudahnya, dengan laporan menyebut orang itu sebagai tersangka pelaku "dugaan serangan teror".

Seperti laporan media asing lainnya, yaitu Al Jazeera dan SCMP, Khaleej Times yang dilansir Kompas.com pada Rabu (31/3/2021), juga menyebutkan bahwa kejadian di Mabes Polri adalah peristiwa dugaan teror yang terjadi setelah serangan bom bunuh diri di Makassar.

Pos terdepan polisi disebutkan memang telah sering menjadi sasaran ekstremis Indonesia di masa lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dugaan Serangan Teror di Mabes Polri Jakarta Disorot Media Asing ",

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved