Breaking News:

Penanganan Covid

Awas Kini Banyak Beredar Masker Medis Palsu, Cek Cara Membedakan Masker Medis Palsu dan Asli

Plt Dirjen Farmalkes Kementerian Kesehatan Arianti Anaya, mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam memakai masker.

(shutterstock)
Ilustrasi memakai masker saat mengendarai mobil. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Masker kini menjadi senjata utama masyarakat dunia dalam memerangi Covid-19.

Namun faktanya di lapangan, banyak masker palsu tak berizin yang beredar.

Oleh sebab itu, Plt Dirjen Farmalkes Kementerian Kesehatan Arianti Anaya, mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam memakai masker.

Baca juga: Momen Gibran Marah di SMAN 1 Solo : Gibran Ingatkan Guru yang Tak Pakai Masker, Malah Ditertawai

Baca juga: Kronologi Wali Kota Gibran Marah ke Guru SMAN 1 Solo : Tak Pakai Masker saat Pembelajaran Jarak Jauh

Pasalnya kini banyak beredar masker palsu yang dapat meningkatkan kerentanan penularan virus corona

Ia memaparkan,  jenis masker medis adalah masker bedah dan masker respirator.

Masker bedah berbahan material berupa Non – Woven Spunbond, Meltblown, Spunbond (SMS) dan Spunbond, Meltblown, Meltblown, Spunbond (SMMS).

Msker tersebut digunakan sekali pakai dengan tiga lapisan.

Penggunaannya menutupi mulut dan hidung.

Lain halnya dengan masker respirator atau biasa disebut N95 atau KN95.

Masker respirator ini menggunakan lapisan lebih tebal berupa polypropylene, lapisan tengah berupa elektrete / charge polypropylene.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved