Sekelumit Kisah Penangkapan Terduga Teroris, Sosok Abah Popon : Konon Sakti & Bisa Isi Ilmu Kebal

Mereka pergi ke Sukabumi untuk dapat keahlian kekebalan tubuh dari seseorang yang dipanggil Abah Popon.

Editor: Ilham Oktafian
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
ILUSTRASI : Anggota polisi memasang garis polisi saat menutup akses menuju rumah terduga teroris usai penggerebekan di Perumahan Villa Mutiara, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (6/1/2021). Tim gabungan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dan Brimob Polda Sulsel mengamankan 20 orang saat melakukan penggerebekan rumah terduga teroris yang masuk dalam jaringan kelompok Anshor Daulah Islamiyah, dua diantaranya meninggal dunia usai ditembak petugas karena melakukan perlawanan. 

TRIBUNSOLO.COM - Nama dan sosok Abah Popon mendadak jadi sorotan.

Ini setelah sejumlah orang terduga teroris ditangkap polisi di sejumlah daerah.

Pascapenangkapan beredar video pengakuan terduga teroris yang ditangkap.

Mereka mengakui mendatangi seorang pria yang disebut Abah Popon.

Baca juga: Kagetnya Istri Terduga Teroris di Klaten, Pulang Gotong Royong, Rumah Digeledah Densus 88

Baca juga: Santainya Terduga Teroris Jakarta : Jemur Bahan Peledak di Depan Rumah, lalu Dimasukkan Toples Sosis

Abah Popon ini berdomisili di Sukabumi.

Bukan tanpa maksud mereka menemui Abah Popon.

Mereka belajar ilmu kebal dari Abah Popon.

Indonesia dikejutkan dengan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021.

Setelah itu, polisi langsung bergerak menangkap para terduga teroris di sejumlah wilayah.

Pada Senin (29/3/2021) polisi menangkap enam terduga teroris di Jakarta dan sekitarnya.

Mereka yang ditangkap yakni Husein Hasny, Ahmad Junaedi, Bambang Setiono, Wiloso Jati, Zulaimi Agus, dan Nabil.

Baca juga: Sosok Terduga Teroris Warga Tulung Klaten, Kades : Dikenal Seorang Pendakwah, Berpendidikan Tinggi

Baca juga: Penangkapan Terduga Teroris di Klaten, Pengamat: Ada Indikasi Masuk Jaringan Neo Jemaah Islamiyah

 Mereka saat ini sudah diperiksa Densus 88 Satwil Jakarta bersama Polda Metro Jaya.

Dari penangkapan itu polisi juga mengamankan 5 bom aktif dan 3,5 kg bahan peledak siap racik.

Tidak lama setelah penangkapan itu, para terduga teroris yang kini sudah ditetapkan menjadi tersangka itu memberikan pengakuan melalui video pendek.

Dalam video yang beredar di kalangan awak media itu, para terduga teroris itu mengaku sempat belajar ilmu kebal di Sukabumi, Jawa Barat, sebelum melancarkan aksinya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved