Diduga Lakukan Penipuan, Mantan Pemain Timnas Sepakbola Dilaporkan ke Polisi
Kasus ini terungkap setelah seorang warga Bekasi Timur bernama Ajie Fadillah mengaku menjadi korban penipuan.
TRIBUNSOLO.COM - Kasus dugaan penipuan terjadi Bekasi Timur baru-baru ini.
Kasus ini terungkap setelah seorang warga Bekasi Timur bernama Ajie Fadillah mengaku menjadi korban penipuan.
Baca juga: Buron Polda Kalimantan Utara Lakukan Penipuan Fantastis, Capai Rp 14 Miliar, Ditangkap di NTT
Mirisnya, pelaku penipuan itu diduga dilakukan oleh mantan pemain timnas sepakbola berinisial NA.
Tak sendiri NA juga menjalankan aksinya dengan temannya RS.
Ajie Fadillah mengatakan, dua orang itu juga berstatus sebagai pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Kedua terduga pelaku menjanjikan korban untuk menjadi pegawai TKK.
Kasus dugaan penipuan bermula pada saat Ajie Fadillah meminta info lowongan kerja kepada RS lantaran pada saat itu sedang membutuhkan pekerjaan.
RS yang bekerja sebagai pegawai di lingkungan Pemkot Bekasi memberikan informasi kepada Ajie bahwa dia mampu memasukkannya sebagai pegawai TKK di salah satu dinas.
Lalu RS menjanjikan Ajie bisa diterima menjadi TKK melalui bantuan seseorang yang bernama NA.
NA itu diketahui sebagai mantan pemain sepakbola tim nasional (timnas) yang kini bekerja di lingkungan Pemkot Bekasi.
Namun, RS meminta sejumlah uang kepada Ajie untuk bisa dijamin lolos sebagai TKK.
"Dia minta Rp 50 juta, tapi saya kasih Rp 35 juta dulu, jadi sisanya saya lunasi setelah saya sudah jadi TKK di sana dan mereka pun setuju," kata Ajie saat dikonfirmasi, Senin (5/4/2021).
Baca juga: Penampakan Rumah Nenek Sariyo Korban Penipuan Amplop Berisi Koran: Di Gang Sempit, Minim Penerangan
Kemudian, ayah Ajie yang bernama Sudjono menumui RS dan NA dan menyerahkan sejumlah uang tersebut kepada mereka pada Selasa 1 September 2019 silam.
Pada Maret 2020 Ajie yang menunggu kepastian dirinya bisa lolos menjadi TKK itu akhirnya bertanya kepada RS.
Namun, RS mengatakan belum bisa membantunya lantaran pada bulan tersebut Pemkot Bekasi tengah disibukkan dengan penanganan pandemi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/penipuan_20160429_205503.jpg)