Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Pondok Pesantren di Klaten Lockdown, 37 Orang Terpapar Corona: Lakukan Isolasi Mandiri

Sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten harus tutup sementara alias lockdown. Sebab, ada 37 santri mereka yang positif.

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Ryantono Puji Santoso
Foto Niaidrml
ILUSTRASI Varian terbaru virus corona, lebih baru dari varian yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan, ditemukan di Jepang 2 Januari 2021. 

Seperti diketahui, ada temuan kasus Covid-19 di lingkungan pondok pesantren kawasan Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon.

Ada 38 warga pondok pesantren terkonfirmasi positif Covid-19. 

Baca juga: Reaksi Pengelola Terminal Klaten soal Mudik Dilarang : Baik, karena Kasus Corona Belum Juga Menurun

Baca juga: Di Tengah Pandemi Corona, Demam Berdarah di Klaten Tembus 37 Kasus, Satu Orang Tak Bisa Diselamatkan

Sebanyak 37 diantaranya kini menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. 

Sementara sisanya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Kota Solo karena mengalami gejala.

Atas temuan tersebut, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memastikan simulasi PTM tidak terpengaruh. 

"Tidak. Itu kan pondok pesantren. Di klaster sendiri, tidak seperti sekolah, ada dormitory-nya," ucap Gibran, Rabu (31/3/2021).

"Tidak. Tidak akan mempengaruhi. Santai saja," tambahnya.

Baca juga: Waspada Varian Baru Corona B117, Imigrasi Pantau 191 Warga Negara Asing di Kota Solo

Meski begitu, Gibran menegaskan akan ada pengetatan pengawasan terhadap pengelola pondok pesantren di Kota Solo ke depannya. 

"Pasti ada pengetatan, pengawasan. Ini masih uji coba simulasi. Ke depan kita lebih perketat lagi," tegas dia. 

"Yang penting gurunya sudah divaksin 2 dosis. Dosen-dosen juga sudah mulai," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved