Viral Umroh Virtual Bertarif 175 Ribu Hebohkan Warganet, Ternyata Seperti Ini Pelaksanaannya
Baru-baru ini sebuah pamflet umroh virtual sebesar Rp 175 ribu viral di media sosial.
Aktivitas tersebut rutin ia lakukan sejak dua minggu terakhir.
Casinta mengatakan, awalnya memang ada rasa malu saat memutuskan berjualan cilok.
Tidak sedikit juga rekan-rekannya menanyakan dan berpandangan negatif.
"Awal-awal memang ada rasa malu, tapi ana lawan aja gitu, bismillah. Kan, niatnya baik, jualan yang penting halal," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (18/3/2021).
Seiring berjalannya waktu, Casinta mengaku sudah tidak malu lagi berjualan dan justru menikmati aktivitasnya tersebut.
Ia mengatakan, jualan cilok tidak harus laki-laki yang melakukan, perempuan pun bisa melakukan hal yang sama asal ada kemauan.
Ia juga menyampaikan, dengan berjualan cilok, waktu yang dimilikinya tidak banyak tersita.
Seperti untuk beribadah, dan lain sebagainya dengan tetap bisa mendapat penghasilan.
Berbeda saat ia masih bekerja sebelumnya, waktunya habis untuk pekerjaan.
"Alhamdulillah orang tua, sih, mendukung, katanya enggak papa yang penting itu halal," ujar dia.

Baca juga: Viral Pria Mengaku Membunuh Kucing karena Tak Suka Hewan Ini Berkeliaran di Sekolah, Begini Kisahnya
Ingin Umrahkan Nenek
Demi membantu perekonomian keluarga, gadis bercadar di Kabupaten Indramayu ini semangat berjualan 'Cilok Heroy'.
Gadis tersebut adalah Casinta (23), warga Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Dengan mengenakan cadar dan pakaian gamis syar'i, ia mendorong gerobak cilok setiap harinya.
"Sebagian untuk ditabung, ingin bisa mengumrahkan nenek. Kalau Mamah, sih, sudah umrah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di sela-sela aktivitas jualannya, Kamis (18/3/2021).