Berita Sragen Terbaru
Buntut Guru di Sragen Meninggal Terpapar Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka TK dan PAUD Dihentikan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan taman kanak-kanak.
Hal itu tertuang dalam surat nomor 420/1460/013/2021.
Penghentian PTM di tingkat PAUD dan TK menyusul adanya tiga orang guru di SMAN 1 Gondang yang meninggal dunia usai terkonfirmasi positif Covid-19.
Baca juga: Imbas Klaster Ponpes di Ceper Positif, Satgas Corona Klaten Siaga, Agar Tak Menyebar ke Perkampungan
Baca juga: Alasan Warga Solo Tetap Jalani Tradisi Padusan di Tengah Pandemi Corona, Sebut untuk Bersihkan Diri
Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi mengatakan, meski PTM dihentikan namun pembelajaran tetap berlanjut secara daring (online).
"Tatap mukanya dihentikan dulu untuk sementara dan sekarang belajarnya online," ujar Suwardi saat ditemui wartawan di ruang kerjanya pada Senin (19/4/2021).
Suwardi belum bisa memastikan kapan PTM akan digelar lagi.
"Belum tahu akan dihentikan sampai kapan, harus disesuaikan dengan perkembangan Covid-19 di Sragen," paparnya.
Menurutnya, PTM di tingkat PAUD dan TK dihentikan karena ada instruksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Baca juga: Ada Kasus Corona di Ponpes Solo, Pemkot Pastikan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Jalan Terus
"Instruksi dari Pemprov Jawa Tengah bahwa PTM belum bisa dilaksanakan lagi," terangnya.
Alasan lainnya adalah PTM diutamakan bagi sekolah yang akan menggelar ujian penilaian akhir tahun (PAT).
"Itu pun dengan catatan sekolahnya siap dari segi infrastruktur untuk menggelar PTM saat ujian PAT," ujarnya.
Guru Meninggal karena Corona
Dua orang guru di SMAN 1 Gondang, Kabupaten Sragen meninggal dunia karena terpapar Covid-19.
Setelah adanya kasus tersebut, SMAN 1 Gondang lockdown mulai 12-26 April 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kepala-disdikbud-sragen.jpg)