Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Korban KRI Nanggala 402 Asal Sragen

Sempat Pulang ke Sragen, Keluarga Kaget Dapat Kabar Sertu Bambang Kini Hilang Kontak

Awak KRI Nanggala-402 Sertu Bambang Prianto (40) sempat pulang ke Sragen pada Maret 2021 kemarin.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Ryantono Puji Santoso
Tribunsolo.com/Rahmat Jiwandono
Kakak kandung Sertu Bambang Prianto, Sri Rahayu menunjukan foto korban, dia berharap saat ini korban bisa ditemukan dan selamat setelah hilang kontak. 

Kapal selam milik TNI AL KRI Nanggalan 402 belum ditemukan.

Untuk diketahui kapal selam ini dikabarkan hilang pada Rabu (21/4/2021), 

Baca juga: Kronologi Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 di Utara Bali, Ditemukan Tumpahan Minyak

Melihat kapasitas oksigen dalam kapal selam ini pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki waktu 72 jam untuk menemukan kapal selam ini.

Perhitungan waktu ini berdasarkan kapasitas oksigen KRI Nanggala-402 sejak menyelam.

Dilansir Tribunnews, berdasarkan waktu tersebut, KRI Nanggala-402 yang menyelam pada pukul 03.00 WIB tersebut, bisa bertahan hingga Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 WIB.

"Blackout itu mampu 72 jam, sekitar 3 hari. Jadi bisa sampai Sabtu jam 03.00 WIB."

"Sehingga cadangan oksigen masih ada," terang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, dalam konferensi pers, Kamis (22/4/2021).

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menjelaskan perkembangan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) pagi.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menjelaskan perkembangan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) pagi. (Tangkap layar Youtube Kompas TV)

 

Yudo mengungkapkan sebelum hilang kontak, kondisi KRI Nanggala-402 dalam keadaan baik, secara personel maupun materiil.

Tak hanya itu, sertifikat kelaikan kapal selam ini pun masih berlaku hingga 25 Maret 2022 mendatang.

"Jadi kapal KRI Nanggala ini masih dalam keadaan siap, baik personel maupun materiil."

"Personel lengkap, materiil pun sudah mendapat surat kelayakan dari Dislaikmatal TNI AL," terangnya.

"Sertifikat kelaikan masih sampai tanggal 25 Maret 2022."

"Jadi masih layak untuk melaksanakan kegiatan operasi," ungkap Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menambahkan.

Diketahui, KRI Nanggala-402 menghilang tepat 46 menit setelah izin menyelam.

Kapal selam ini hilang kontak saat latihan menembak rudal D802 dan torpedo.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved