Berita Sragen Terbaru
4 Fakta Awak KRI Nanggala-402 Asal Sragen : Keluarga Doa Bersama,Sertu Bambang Sosok Prajurit Sejati
Kini keluarga menunggu kabar hingga doa bersama, berikut 4 fakta awak KRI Nanggala asal Sragen tersebut :
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sudah tiga hari, kapal selam KRI Nanggala-402 belum ada kabar di perairan Bali sejak hilang kontak pada Rabu (21/4/2021).
Dari 53 awak di dalam kapal buatan Jerman tahun 1979 itu, satu di antaranya Sertu Bambang Prianto.
Prajurit TNI AL berusia 40 tahun itu warga asli Kampung Ngadirejo RT 30 RW 42, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.
Kini keluarga menunggu kabar hingga doa bersama, berikut 4 fakta awak KRI Nanggala asal Sragen tersebut :
Baca juga: 72 Jam Berlalu, KRI Nanggala-402 Belum Juga Ditemukan, Cadangan Oksigen Cuma Bertahan Tiga Hari
Baca juga: KRI Nanggala 402 Hilang Kontak di Perairan Bali, Keluarga di Sragen Gelar Doa Bersama
1. Keluarga Sempat Kaget
Sertu Bambang Prianto (40) sempat pulang ke Sragen pada Maret 2021 kemarin.
Kepulangan tersebut untuk mengikuti kegiatan memperingati 100 hari meninggalnya sang ibu.
"Saya terakhir ketemu dengan dia pada 18 Maret 2021," jelas kakak kandung Bambang, Sri Rahayu kepada TribunSolo.com, Jumat (23/4/2021).
Bahkan mendengar kabar hilangnya KRI Nanggala yang di dalamnya ternyata ada adik kesayangannya itu, membuatnya kaget.
Dia berharap supaya ada keajaiban untuk semua orang yang ada di KRI Nanggala-402.
"Saya berharap semuanya selamat dan segera ditemukan. Termasuk adik kandung saya Mas Bambang," kata dia.
Ia menuturkan, selama ini adiknya tersebut tinggal di Surabaya.
"Setelah diterima jadi anggota TNI AL, dia tidak lagi tinggal di Sragen. Langsung pindah ke Surabaya," paparnya.
2. Gelar Doa Bersama
Keluarga Sertu Bambang Prianto (40) menggelar doa bersama di rumah orang tuanya di Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.