Breaking News:

Anies Baswedan ke Sragen & Ada Poster Capres 2024,Pengamat UNS : Tembakan Pembuka di Kandang Banteng

Pengusaha beras, Billy Haryanto menyiapkan poster ukuran 1,5 x 3 meter berisi 'Joglo Kemenangan Anies Capres 2024, Muda-mudi Solo Raya Siap Dukung'.

Warta Kota/nur ichsan
Anies Baswedan saat masih menjadi Juru Kampanye pasangan Jokowi-JK, mengajak para pengunjung yang hadir pada Konser Ngabuburit Salam 2 Jari untuk memilih Jokowi-JK, di Lapangan Irepa, Cilodong, Depok, Jumat (4/7/2014). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hadirnya Anies Baswedan di Solo Raya tepatnya di Kabupaten Sragen dinilai sebagai peringatan bagi 'kandang banteng'.

Terlebih secara terang-terangan pengusaha beras, Billy Haryanto menyiapkan poster ukuran 1,5 x 3 meter berisi 'Joglo Kemenangan Anies Capres 2024, Muda-mudi Solo Raya Siap Dukung'.

Bahkan Gubernur DKI Jakarta itu foto dengan latar belakang poster bermuatan politis tersebut.

Pengamat Psikologi Politik Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Moh Abdul Hakim menerangkan, jika kota besar Anies harus diakui belum diterima secara politik oleh warga nahdliyin Jawa Timur dan pemilih nasionalis di Jawa Tengah.

Anies Baswedan dan pengusaha beras Billy Haryanto, di Sragen, Minggu (25/4/2021).
Anies Baswedan dan pengusaha beras Billy Haryanto, di Sragen, Minggu (25/4/2021). (Istimewa)

Baca juga: Ada Posko Pemenangan Anies untuk Pilpres 2024 di Sragen, Bagaimana Sikap PKS Solo, Ikut Dukung?

Baca juga: Anies Baswedan Bermanuver di Solo Raya untuk Pilpres 2024, Demokrat Sragen: Sah-sah Saja  

"Dukungan Pak Billy seolah menjadi opening salvo atau tembakan pembuka Anies untuk merebut hati pemilih nasionalis di kandang banteng, yaitu Jawa tengah, khususnya daerah Solo Raya," terang dia kepada TribunSolo.com, Senin (26/4/2021).

"Dan, saya kira itu strategi untuk memecah suara pemilih nasionalis, bahwa tidak semua pendukung Jokowi selalu sejalan dengan PDIP," tambahnya. 

Meskipun secara fakta politik, sosok di balik itu yakni Billy pernah mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI, Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 dan Gibran di Pilkada 2020.

Menurutnya, dukungan itu memperlihatkan cairnya garis politik di kalangan pemilih nasionalis. 

"Hal ini tidak terlepas dari klaim semua calon presiden yang mengusung agenda politik kebangsaan, termasuk Anies," kata dia.

"Tapi diantara nama-nama capres yang muncul, Anies adalah sosok yang dikenal paling dekat dengan para pemilih kalangan Islam-ideologis," tambahnya. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved