Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Meski Bawa Surat Sehat, Pemudik Nekat Pulang ke Sragen Tak Bisa Lega, Tetap Wajib Swab Test Ulang

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati tak menampik akan terjadi penambahan kasus covid-19 selama larangan mudik 2021.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui setelah upacara masa akhir jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sragen periode 2016-2021, Senin (3/5/2021). 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pemerintah resmi melakukan pengetatan larangan mudik mulai 22 April sampai 24 Mei 2021.

Namun, meski terus diberlakukan pengetatan pemudik terus berdatangan ke Kabupaten Sragen.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati tak menampik akan terjadi penambahan kasus covid-19 selama larangan mudik 2021.

"Kalau terjadi peningkatan, saya pastikan terjadi peningkatan," terang dia ditemui TribunSolo.com, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Karanganyar Siapkan 8 Pos Penyekatan, Ini Lokasinya, Cemoro Kandang Jadi Prioritas

Baca juga: Berbatasan Langsung dengan Jawa Timur, Polres Karanganyar Siapkan 8 Titik Penyekatan, Ini Lokasinya

"Walaupun angka pelaku perjalanan bisa ditekan seminimal mungkin" kata

Menurut Yuni, pihaknya telah mendapat laporan dari beberapa kepala desa, di mana pemudik dari luar Pulau Jawa mulai berdatangan.

Meski telah membawa hasil swab antigen dari kota asalnya, Yuni menegaskan pemudik akan tetap di tes swab saat tiba di desanya masing-masing.

"Begitu masuk didesa, saya tetap lakukan swab lagi untuk memberikan kepastian" ujar dia.

Dikatakan, puskesmas dan satgas covid-19 di kecamatan masing-masing telah siap siaga untuk melakukan pemeriksaan kepada pemudik yang datang.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved