Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pengakuan Lurah Gajahan Solo Suparno yang Dicopot Gibran, Tak Ikut Cicipi Uang Pungli

Jumlah uang kasus dugaan pungutan liar (pungli) bermodus penarikan zakat oleh oknum Linmas Kelurahan Gajahan mencapai Rp 11,5 juta.

TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka turun langsung mengembalikan uang hasil dugaan pungutan liar (Pungli) oknum linmas Kelurahan Gajahan Solo, Minggu (2/5/2021) dan kondisi kantor Gajahan di Kecamatan Pasar Kliwon, Senin (3/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jumlah uang kasus dugaan pungutan liar (pungli) bermodus penarikan zakat oleh oknum Linmas Kelurahan Gajahan mencapai Rp 11,5 juta. 

Uang itu didapatkan dari penarikan 145 toko dan sudah dikembalikan kepada mereka sesuai dengan jumlahnya.

Akibat itu, Lurah Gajahan Suparno harus menerima nasib dibebastugaskan dari jabatannya per Senin (3/5/2021).

Baca juga: Reaksi Lurah Gajahan Solo yang Dicopot Gibran, Sebut Tidak Tahu Ada Pemasangan Spanduk Dukungan

Baca juga: Angkat Koper dari Kursi Lurah Gajahan, Suparno Pamitan ke Pegawai, Sempat Diwarnai Hujan Air Mata

Meski sudah mendapatkan sanksi, ada fakta lain yang terkuak dalam kasus dugaan pungutan liar bermodus penarikan zakat.

Camat Pasar Kliwon, Ari Dwi Daryanto mengungkapkan Suparno tidak pernah menerima seperserpun uang dari dugaan pungutan liar itu. 

"Kalau kemarin sepintas (klarifikasi), tidak pernah menerima itu," ungkap Ari.

"Beliau penghasilan sudah cukup, sesuai pengakuan beliau," tambahnya. 

Baca juga: Dipecat Gibran, Warga Gajahan Galang Tanda Tangan Demi Suparno : Buat Apa Pak Lurah Cari Uang Receh?

Suparno sudah angkat koper dari kantor Lurah Gajahan. 

Barang-barangnya sudah ia angkut. 

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved