Sidang Lanjutan Kasus Kerumunan Habib Rizieq, Saksi Singgung BNPB, Sebut Dapat Puluhan Ribu Masker

Bantuan yang dimaksud Ali yakni puluhan ribu masker dengan perincian 10 ribu masker medis dan 10 ribu masker kain.

Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Jalannya sidang lanjutan perkara kerumunan di Petamburan atas terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Sidang lanjutan kasus kerumunan di Petamburan kembali digelar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Sidang kasus atas terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS), digelar Senin (3/5/2021).

Dalam adegan sidang hari ini, dibacakan keterangan saksi fakta dari kubu Kuasa Hukum Rizieq Shihab.

Baca juga: Kuasa Hukum Habib Rizieq Ditegur Hakim, saat Putar Video Jokowi di Maumere : Jangan Buang Waktu

Baca juga: Ponpes-nya Ilegal, Habib Rizieq Tak Mau Disalahkan & Ungkit Penyuluhan, Kemenag : Harus Berizin Dulu

Saksi yang dihadirkan tersebut yakni Zainal Arifin sebagai mantan mantan Anggota Laskar FPI dan Ali Hamid sebagai Ketua Hilal Merah Indonesia (Hilmi) Front Pembela Islam (FPI).

Dalam kesaksiannya, Ali Hamid mengatakan, saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad dan pernikahan putri Rizieq Shihab di kediamannya di Petamburan, pihaknya mendapatkan bantuan langsung dari Satgas Covid-19 Nasional yang dipimpin oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Tim kami mendapatkan bantuan dari tim satgas Covid-19, untuk meningkatkan protokol kesehatan dalam acara itu," tutur Ali dalam persidangan, Senin (3/5/2021).

Bantuan yang dimaksud Ali yakni puluhan ribu masker dengan perincian 10 ribu masker medis dan 10 ribu masker kain.

Tak hanya itu, kata Ali pihak BNPB juga turut menyertakan beberapa paket handsanitezer untuk keperluan penjagaan protokol kesehatan.

Seluruh bantuan tersebut juga kata Ali diserahkan secara langsung oleh Ketua Satgas Covid-19 Nasional Doni Munardo sekaligus ketua BNPB.

"Saya dengar (bantuan itu) dari Pak Doni BNPB, Ketua Satgas Covid-19 nasional, ada 10 ribuan lebih masker medis dan 10 ribu masker kain," ucapnya.

Ali menyatakan, saat acara berlangsung, dirinya juga meminta seluruh tim senantiasa mengingatkan kepada para jamaah mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan di lokasi acara.

Bahkan saat itu Ali menerjunkan setidaknya ada 20 orang anggota Hilmi untuk memantau penerapan protokol kesehatan tersebut.

"Ada 20 orang, ada 4 sampai 5 titik yang dijaga, untuk menjaga prokes yang disebar, mengecek di lapangan untuk membagikan masker, menjaga bilik disenfektan, dan selalu meminta panitia yang di mimbar untuk mengingatkan hal itu," tukasnya.

Massa pendukung Front Pembela Islam (FPI) saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan anak Habib Rizieq Syihab di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020). Pantauan Tribunnews.com di lapangan prosesi pembacaan ijab kabul menggunakan bahasa Arab dan berlangsung dengan hikmat. Tribunnews/Jeprima
Massa pendukung Front Pembela Islam (FPI) saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan anak Habib Rizieq Syihab di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020). Pantauan Tribunnews.com di lapangan prosesi pembacaan ijab kabul menggunakan bahasa Arab dan berlangsung dengan hikmat. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Sebagai informasi, eks Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab (MRS) untuk kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menimbulkan kerumunan teregister dalam dua perkara yang berbeda.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved