Berita Solo Terbaru
Perjalanan Mobil Jenazah di Sondakan Dibeli Warga : Tak Terhitung Antar Orang Sakit & yang Meninggal
Kini di tangan warga di RT 04 RW 04 Kampung Gantung, Kelurahan Makamhaji, mobil jenazah disulap jadi kendaraan pribadi.
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mobil jenazah yang dibeli Lilik Eswyanto (41) berasal dari dipakai oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sondakan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.
Kini di tangan warga di RT 04 RW 04 Kampung Gantung, Kelurahan Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo itu, mobil disulap jadi kendaraan pribadi.
Lantas sebenarnya cerita dari mobil jenazah itu seperti apa?
Baca juga: Kisah Pemilik Bakar Keranda di Mobil Jenazahnya : Susah Nyala, Seusai Baca Al-fatihah Baru Terbakar
Baca juga: Saat Masih Ada Kerandanya,Warga Merinding & Takut Lihat Mobil Jenazah yang Dibeli Lilik di Makamhaji
Menurut Lurah Sondakan, Prasetyo Utomo, mobil jenazah tersebut memang sempat menjadi kepemilikan dari pemrintah kelurahan.
“Itu mobil lama yang dipakai kelurahan, sudah lama mangkrang juga di gudang,” ujar Prasetya Kepada TribunSolo.com Rabu (5/5/2021).
“Sebenarnya mobil jenazah itu dipakainya oleh LPMK kami ya hanya memantau dan dapat laporan” ujarnya.
Menurutnya mobil berjenis Kijang Doyok keluaran 1970 tersebut sudah berumur dan tidak memiliki kapasitas yang mumupuni lagi untuk mengantar jenazah tersebut.
“Mobil tersebut menganggur di kandang parkiran mobil jenazah bertahun-tahun dan sudah lama tidak dioperasikan,” ungkapnya.
Saat ditanyai riwayat mobil jenazah berjenis lawas atau Kijang Doyok ini dirinya mengatakan memiliki fungsi sebagai mana mestinya.
“Ya dulu tahun 1980-an saat mulai operasi mana ada yang sudah punya mobil pribadi, ya mobil ini luar bisa sesuai perannya,” ujarnya.
“Untuk mengantar orang sakit ya mengantar jenazah dari puskesmas atau dari rumah sakit ke TPU,” tambahnya.
Meskipun tak terhitung secara pasti, tetapi sudah banyak hingga ratusan orang sakit hingga jenazah yang diantarkannya.
"Makanya perannya besar, tak terhitung jasanya," aku dia.
Menurutnya selama ini tidak pernah ada pembicaraan tentang kejadian horor terhadap kendaraan tersebut.
Baca juga: Kisah Warga Makamhaji Beli Mobil Jenazah untuk Dipakai Pribadi, Suara Tangisan dari Mobil Jadi Viral
Baca juga: Ada Larangan Mudik, Ini Nestapa Sopir Bus di Solo Sampai Menangis, Dipaksakan Penumpang Tetap Kosong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/h-sondakan-prasetyo-utomo-dan-mobil-jenazah-yang-dibeli-warga.jpg)