Breaking News:

Panduan Salat Idul Fitri 2021: Takbiran Dilakukan Virtual, Khotbah Tak Boleh Lebih dari 20 Menit

Kemenag mengeluarkan surat edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442H/2021 di tengah Pandemi virus Corona (Covid-19).

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.COM/MOHAMAD IQBAL FAHMI
ILUSTRASI: Ratusan jamaah Islam aboge di Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah merayakan idul fitri, Senin (25/5/2020) pagi. 

TRIBUNSOLO.COM - Kementerian Agama RI (Kemenag) akhirnya merilis aturan tentang shalat Idul Fitri 2021 mendatang.

Kemenag mengeluarkan surat edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442H/2021 di tengah Pandemi virus Corona (Covid-19).

SE bernomor 07 tahun 2021 yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu salah satu poinnya mengatur salat Idul Fitri di daerah berstatus zona merah dan zona oranye virus corona agar dilakukan di rumah masing-masing.

Baca juga: Aturan Lengkap Takbiran dan Salat Idul Fitri 2021: Khotbah Maksimal 20 Menit, Tak Boleh Salaman

Baca juga: Hukum Shalat Idul Fitri Sendiri di Rumah, Simak Penjelasan Ustaz, Apakah Harus Pakai Khotbah?

”Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid-19 tergolong tinggi (zona merah dan zona oranye) agar dilakukan di rumah masing-masing, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya," demikian bunyi salah satu poin dalam surat edaran tersebut.

Surat Edaran itu turut mengatur salat Idul Fitri yang dapat digelar berjamaah di masjid dan lapangan hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19.

Aman yang dimaksud adalah yang berstatus zona hijau dan zona kuning berdasarkan penetapan pihak berwenang.

Meski demikian, salat Idul Fitri di zona kuning-hijau tersebut wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam butir lain Surat Edaran tersebut, Yaqut juga meminta para lansia untuk tidak menghadiri Salat Idul Fitri secara berjemaah di masjid atau lapangan terbuka.

”Bagi para lansia (lanjut usia) atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak menghadiri salat Idul fitri di masjid dan lapangan," tulis Yaqut.

Dalam menjalankan salat Idul Fitri, Yaqut meminta seluruh jemaah agar tetap memakai masker, baik selama pelaksanaan salat maupun selama menyimak khotbah Idul Fitri di masjid dan lapangan.

Jemaah Salat Idul Fitri yang hadir juga tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarshaf dan antarjemaah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved