Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Viral di Medsos, Informasi Sopir VW yang Tabrak Polisi di Prambanan Klaten, Masih 16 Tahun

Sebuah postingan di media sosial (Medsos) beredar soal identitas sopir mobil VW yang menabrak polisi dan menerobos penyekatan di Prambanan, Klaten.

Editor: Ryantono Puji Santoso
Istimewa @kriminalupdate
Tangkapan layar sosok penabrak Polisi dan terobos penyekatan di Prambanan Klaten. 

"Saya menduga pasti ada sesuatu ini, makanya saya langsung ke tengah dan mencoba menghentikan laju mobil," kata Gungun.

Namun mobil tak berhenti. Gungun mencoba menahan mobil tersebut tapi ia malah kena bemper mobil di bagian kaki.

"Mobil berhasil kami hentikan. Benar saja, mereka tak membawa kelengkapan surat, makanya kami suruh untuk kembali lagi ke Jakarta," kata Gungun.

Baca juga: Update Kasus Perawat di Malang Dibakar Misterius, Polisi Kantongi Ciri Pelaku, Motor Jadi Petunjuk

Jonggol Dikira Tak Disekat

Gelombang kendaraan pelat nomor B asal Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya melintas ke jalur alternatif Jonggol, Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Kamis (6/5/2021).

Kendaraan-kendaraan tersebut datang lebih pagi.

Pengendara tak memprediksi jika di jalur ini juga terjadi penyekatan.

Fokus pengendara menduga penyekatan hanya terjadi di jalur Puncak, sehingga banyak kendaraan secara bergelombang masuk melewati kawasan Jonggol-Cikalongkulon.

Kendaraan berpelat luar daerah juga banyak yang datang sebelum pukul 08.00 WIB dimana operasi penyekatan dimulai.

"Kejadian tertabraknya polisi di pos penyekatan juga tadi sekitar pukul 08.00 WIB saat dimulai operasi," ujar Dania Suherlan petugas Satpol PP pencatat kendaraan, ditemui di Pos Penyekatan Cinangsi, Kamis (6/5/2021).

Kendaraan berpelat nomor B tak surut datang dari arah Jakarta hingga siang ini.

Petugas tetap menghalau mereka yang tak memiliki surat kesehatan hasil swab tes antigen.

21 kendaraan roda empat diputarbalikkan ke arah Jakarta di pos penyekatan Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Petugas Satpol PP pendata pemeriksaan kendaraan, Dania Suherlan, mengatakan, ada 14 kendaraan roda dua yang diputarbalikkan.

"Kami periksa sekitar 90 kendaraan, berjaga dari pukul 08.00 sampai pukul 20.00 WIB," ujar Dania.

Tak hanya kendaraan roda empat yang sempat bersitegang dengan petugas, para pengendara roda dua yang datang dengan motor pelat B dengan barang bawaan dus juga sempat melamun ketika diminta putar balik oleh petugas.

"Tidak bawa surat kesehatan hasil swab test antigen, maka terpaksa kami putar balik kendaraanya," kata Dania.

Sementara Aparat Polres Cimahi menghalau mobil-mobil yang hendak memasuki wilayah Bandung dan sekitarnya.

Kamis (6/5/2021) merupakan hari pertama pelarangan mudik menjelang Lebaran 2021.

Sesuai aturan pemerintah, larangan mudik akan dilaksanakan sampai tanggal 17 Mei 2021 mendatang.

Di sejumlah titik penyekatan, kendaraan yang nekat langsung diberhentikan dan diarahkan untuk putar balik.

Seperti yang terlihat di titik penyekatan di posko Gerbang Tol Padalarang.

Kapolres Cimahi, AKBP Indra Setiawan mengatakan, sebanyak 50 orang anggota kepolisian dan gabungan Forkopimda mulai dari BNPB, Satpol PP, dan yang lainnya diturunkan pada penyekatan di posko pintu tol Padalarang dan

"Petugas yang disiapkan khusus di pos ini saja kita sudah ada 50 anggota kepolisian ditambah instansi yang lain jadi total kurang lebih 100 orang," katanya saat ditemui di Posko, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Geger Jenderal Kekaisaran Sunda Ditilang Polisi : Bawa Pajero Plat Palsu & SIM versi Kerajaan

Di sekitar tempat penyekatan, tampak berjejer Posko kepolisian, Dinas Perhubungan, dan BNPB.

Tak lupa ada satu kendaraan water cannon sebagai antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Para pemudik tidak bisa berbuat banyak ketika diberhentikan petugas.

Sejumlah kendaraan dengan nomor polisi luar Bandung diputar balikan, namun sebagaian diperbolehkan melintas karena alasan pekerjaan alasan lain sesuai PPDN kategori pengecualian.

Indra mengatakan, selain Posko penyekatan, jalur arteri menjadi salah satu yang menjadi perhatian pihaknya.

Indra menambahkan pihaknya bersama Forkopimda lainnya selalu siap dalam melaksakna operasi dalam larangan mudik di Hari Raya Idul Fitri 2021.

"Kami bersama jajaran yang lainnya mulai dari TNI, Polri, BNPB, Satpol PP, Dishub selalu siap berjaga 24 jam dan insyaallah tidak ada yang lolos." pungkasnya. (Ferri Amiril Mukminin/Wildan Noviansah)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul BREAKING NEWS, Pemudik Tabrak Polisi yang Mengadang di Pos Penyekatan Cikalongkulon Cianjur

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved