Breaking News:

Hukum Puasa Qadha dan Syawal Digabung, Apakah Diperbolehkan? Ternyata Begini Penjelasannya

Beberapa dari Anda mungkin bingung soal hukum menggabungkan niat untuk puasa Syawal dan puasa qadha atau puasa pengganti.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
(SewCream)
Ilustrasi puasa 

TRIBUNSOLO.COM - Puasa syawal menjadi amalan yang sunah dianjurkan untuk dilakukan umat muslim.

Ibadah ini dilakukan setelah bulan ramadan atau dilakukan di bulan Syawal.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Syawal Lengkap Tata Caranya, Pahalanya Setara Puasa Setahun Penuh

Beberapa dari Anda mungkin bingung soal hukum menggabungkan niat untuk puasa Syawal dan puasa qadha atau puasa pengganti.

Atau mungkin bisakah puasa Syawal digabungkan niatnya dengan puasa Senin Kamis?

Simak penjelasannya berikut ini.

Boleh Gabungkan Niat Puasa Qadha, Puasa Syawal, dan Puasa Senin-Kamis

Rektor IAIN Ponorogo, Evi Muafiah, mengatakan khusus di bulan Syawal, umat Muslim yang terutama perempuan bisa mendapatkan tiga pahala sekaligus.

Pahala yang pertama, yakni pahala melakukan puasa qadha atau puasa pengganti.

Kemudian, puasa diniati untuk membayar utang puasa atau puasa qadha, terutama bagi perempuan yang memiliki utang puasa selama bulan Ramadan kemarin.

"Yang pertama puasa di bulan Syawal selain tanggal 1, karena hanya tanggal 1 Syawal saja yang tidak diperbolehkan puasa."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved