Berita Boyolali Terbaru
Bukan Jemaah Haji, Kini di Asrama Donohudan Dijejali Pasien Covid-19, Paling Banyak Klaster Sumber
Tak disangka, pasien di Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali ternyata membludak.
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tak disangka pasien Covid-19 yang dikarantina di Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali ternyata membludak.
Kepala Unit Pengelola Asrama Haji Donohudan, Bambang Sumanto, mengatakan update dari tingkat keterisian pasien di ruang isolasi sudah menembus 90 orang.
“Data terakhir 83 orang, pagi ini masuk tujuh, jadi total 90 orang per pagi ini,” kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (19/5/2021).
Bambang menyampaikan update terkini dari pasien yang telah dilakukan swab PCR pada hari kemarin sebanyak 51 orang.
“Kemarin swab dari 50 orang yang negatif 41 orang,” katanya.
Baca juga: Kronologi Lengkap Ledakan Klaster Satu RT di Kampungnya Jokowi : Berawal dari Bukber & Fasilitas MCK
Baca juga: Warga Solo Positif Corona Dilarang Isolasi Mandiri di Rumah,Wajib Karantina di Asrama Haji Donohudan
“Paling banyak memang didominasi dari kasus baru yang klaster di Sumber Kota Solo," ujarnya.
Dirinya sampaikan saat ini untuk pasien yang berasal dari klaster buka bersama di Sumber sebanyak 21 orang.
“Ya kemarin segitu, hari ini belum ada yang masuk lagi dari kasus tersebut,” ujarnya.
“Mungkin baru nanti siang, infonya juga katanya naik lagi,” tambahnya.
Bambang sampaikan tingkat keterisian di Asrama Donohudan di awal Mei 2021 sangat minim.
“Dua minggu sebelum lebaran dari 5-8 Mei hanya 5 orang di sini (Asrama Donohudan),” ungkapnya.
“Tapi setelah itu kok malah nambah, dan menlonjak menuju lebaran dan pasca lebaran,” katanya.
Meskipun demikian ia sampaikan pihak medis dan pengelola asrama akan bersedia dan bersiaga.
“Ya tidak apa-apa kami tenaga medis sedia selalu dan kapasitas di Asrama mumpuni sampai 800 orang,” jelasnya.