Berita Sukoharjo Terbaru

Video Halal Bihalal dan Dangdutan di Markas PDIP Kecamatan Sukoharjo Viral, Camat Dipanggil

Video PDIP Kecamatan Sukoharjo Gelar Halal Bihalal & Dangdutan Viral, Camat Dipanggil

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Aji Bramastra
Twitter/@M45BRO____
Tangkap layar video halal bihalal yang disebut terjadi di Sukoharjo, beredar viral di Twitter. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sebuah video acara halal bihalal yang disebut terjadi di Markas PDIP Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat acara halal bihalal dimeriahkan oleh penyanyi dangdut yang menari-nari tanpa masker.

Baca juga: Video Camat Sukoharjo Ikut Halal Bihalal & Dangdutan di Tengah Pandemi Viral, Camat Minta Maaf

Video ini menjadi viral lantaran dilakukan di tengah suasana pandemi.

Apalagi, beredar Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 800/2794/SJ, tentang pembatasan kegiatan buka puasa bersama pada bulan Ramadan dan pelarangan open house/halalbihalal pada hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah/tahun 2021.

Video itu disebut diadakan di Markas PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo.

Plt Camat Sukoharjo Havid Danang pun membenarkan adanya video itu.

"Acara itu dilaksanakan PAC PDIP Sukoharjo, saya dan lurah-lurah di Kecamatan Sukoharjo diundang ke sana," kata Havid. 

Atas kejadian itu, Plt Camat Sukoharjo Havid Danang menyampaikan permintaan maafnya kepada publik.

"Kami minta maaf kepada jajaran instansi dan seluruh lapisan masyarakat atas kelalaian dan kekhilafan kami," katanya, Jumat (21/5/2021).

Havid berdalih, sebenarnya dia sudah mengingatkan ke penyelenggara soal kewajiban menerapkan protokol kesehatan.

Dia mengatakan, dalam acara tersebut pihaknya telah menerapkan dan memastikan protokol kesehatannya.

"Itu sesuai standar 52 orang, tempat duduk berjarak, pelaksanaan kegiatan hanya sambutan dari ketua PAC PDIP Sukoharjo dan makan bakso lalu pulang," ujarnya.

Terkait dengan hiburan musik yang ditampilkan, Havid mengatakan itu di luar prediksi.

"Hiburan itu sumbangan dari salah satu anggota partai. Itu diluar skrnario dari panitia dan yang hadir dalam acara itu," ujarnya.

Dia menambahkan, atas kejadian itu, pihaknya sudah dipanggil oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo untuk melakukan klarifikasi.

Havid mengaku juga mendapatkan teguran atas terselenggaranya acara tersebut.

"Kami menunggu pemeriksaan dari inspektorat, karena Bupati menyerahkan kepada inspektorat," ujarnya.

"Hasil pemeriksaannya seperti apa, kita tunggu saja," pungkasnya (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved