Berita Sragen Terbaru

Mayat di Bengawan Solo Diduga Yulius Panon,RSUD Sragen : Ciri-ciri Mirip,Biar Keluarga yang Pastikan

Mayat yang ditemukan mengapung di Bengawan Solo tepatnya di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen masih misterius.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Bayu yang melekat pada jenazah seorang pria yang ditemukan mengapung di Bengawan Solo, di Dukuh Kembangan, Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Senin (24/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Siapakah mayat yang ditemukan mengapung di Bengawan Solo tepatnya di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen masih misterius.

Petugas kamar jenazah RSUD Sragen, Dedi mengatakan masih menunggu kedatangan keluarga jenazah.

"Ini pihak keluarga masih di Jogja, lalu ke Solo, baru ke sini (RSUD Sragen)," katanya saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Senin (25/5/2021)

Diduga, jenazah tersebut merupakan Yulius Panon yang dikabarkan hilang sehingga viral di medsos.

Namun, pihak rumah sakit belum dapat memastikan identitas jenazah tersebut sebelum keluarga menyaksikan jenazahnya.

Komposer musik gereja dan pelatih paduan suara Yulius Panon Pratomo dikabarkan menghilang sejak Minggu (23/5/2021) subuh.
Komposer musik gereja dan pelatih paduan suara Yulius Panon Pratomo dikabarkan menghilang sejak Minggu (23/5/2021) subuh. (Dokumentasi Pribadi)

Baca juga: Inilah Kebun Pisang, Lokasi Terbunuhnya Ridwan, Pemuda yang Mayatnya Ditemukan di Jembatan Jumantono

Baca juga: Hujan Disertai Angin Beberapa Jam di Solo,Pohon Tumbang di Manahan & Kampung Todipan Kebanjiran Lagi

Adapun jenazah yang ditemukan, memakai baju dan celana pendek berwarna hitam.

"Kalau dibandingkan (wajah) hampir sama, karena sudah dibawah air, maka agak berbeda," tambahnya.

"Ciri-cirinya mirip, tapi biar pihak keluarga yang memastikan" pungkasnya.

Dievakuasi BPBD

Mayat seorang pria ditemukan mengapung di Sungai Bengawan Solo, Senin (24/5/2021).

Tepatnya di Dukuh Kembangan, Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono membenarkan penemuan mayat di aliran sungai.

"Iya benar, ada laporan masuk pukul 12.29 WIB," ungkapnya kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Viral Video Pemotor Ketakutan Digiring Pocong ke Keranda Mayat, Ternyata Begini Cerita Sebenarnya

Baca juga: Menyayat Hati Pesan Terakhir Meyda, Gadis Wonogiri yang Hilang Misterius : Tidak Perlu Mencariku

Dikatakan, saat ditemukan tidak terdapat identitas yang melekat di tubuh mayat tersebut.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved