Viral
Viral Video Pasien Kritis Diduga Diberi Tabung Oksigen Kosong, Begini Klarifikasi RS Pirngadi Medan
Viral video seorang pasien meninggal dunia gara-gara diberi tabung oksigen kosong.
TRIBUNSOLO.COM - Viral di media sosial video pasien kritis dan diduga diberi tabung oksigen kosong hingga meninggal dunia.
Dalam video yang beredar, tampak keluarga menangisi ibu mereka.
Disebut-sebut insiden tersebut terjadi di rumah sakit di Kota Medan yakni Sakit Pirngadi Medan.
Baca juga: Viral Foto Diduga Meteor Jatuh di Puncak Merapi, BPPTKG : Tidak Berpengaruh pada Status Gunung
Baca juga: Viral Video Pria Bermotor Masturbasi di Pinggir Jalan, Polisi Duga Pelaku Alami Kelainan Jiwa
Baca juga: Viral Perempuan Menangis saat Datang ke Nikahan Mantan, Ternyata Begini Kisah di Baliknya
Disebut-sebut insiden nan tragis itu terjadi di satu rumah sakit di Kota Medan, Rumah Sakit Pirngadi Medan.
Dalam video tersebut, orang yang diduga merupakan keluarga pasien berteriak bahwa ibunya meninggal dunia karena pihak rumah sakit tidak mengganti ogsigen.
"Tidak ada oksigen, Mak Mak bangun, tabung kosong ini," teriak keluarga pasien sambil menunjuk ke tabung oksigen yang berada di lantai.
Dalam video itu terlihat juga seorang perawat yang disebut tidak mengganti ogsigen pasien.
Perawat yang itu terlihat pingsan sedang keluarga pasien itu terus berteriak di ruang rawat pasien.
Tanggapan RS Pirngadi Medan
Sementara itu, pihak rumah sakit pelat merah itu merespons hal tersebut
Manajemen RS Pirngadi justru melaporkan hal tersebut kepada kepolisian karena diduga telah mencemarkan nama baik Rumah sakitnya.
"Sekitar pukul 11.00 wib telah kita laporkan ke Polrestabes Medan, saya dikuasakan Dirut RS Pirngadi mewakili manajemen untuk melaporkan kasus ini," ucap Humas rumah sakit Pringadi Medan, Edison pada Jumat (28/5/2021).
Edison membantah pernyataan keluarga pasien yang viral di media sosial itu, karena berita itu sebutnya tidak benar.
"Tidak benar tabung kita kosong. Oksigen kita ada . Kita buat LP ke Polrestabes Medan. Biarlah pihak kepolisian membuat pasalnya apakah pencemaran nama baik, atau hoaks," ucap Edison.
Edison menjelaskan, sebaiknya jika ada keluhan yang diterima masyarakat terkait pelayanan rumah sakit bisa mengadu ke informasi. Sehingga tidak menimbulkan keributan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/u78jmnbbb.jpg)