Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Potret Wali Kota Gibran Naik Kereta Kelinci, Sebut Sama Seperti Naik Mobil: Tinjau Lokasi di Mojo

Momen unik terlihat saat Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo. 

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat naik kereta kelinci untuk meninjau sejumlah lokasi di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jumat (4/6/2021). 

Gibran mengatakan, untuk keluhan makanan mahal belum pernah terjadi di Solo.

“Intinya untuk saat ini belum ada (keluhan makanan mahal),” kata Gibran kepada TribunSolo.com pada program diskusi Overview, Kamis (3/6/2021).

“Untuk shelter kuliner dalam tiga bulan ini belum mendapatkan keluhan yang tidak wajar,” tambahnya.

Baca juga: Pabrik Makanan Ringan Klaten Terbakar Hebat, Dipicu Mesin Penggorengan, Kerugian Rp 1 Miliar

Dia mengatakan, sampai saat ini harga kuliner di Kota Solo cukup bersahabat di kantong.

Makanan dengan harga murah, namun rasanya tidak murahan.

"Setiap wisatan yang makan di kota Solo itu terkesan dan terkenal murah,” tambahnya.  

Kedepannya, bila ada pedagang yang bermain dengan harga dan merugikan konsumen tentu akan ditindak tegas.

“Kalau memang merugikan konsumen ya langsung kami tindak tegas saja,” ujarnya. 

Wajib Ada Buku Menu

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo ogah kasus viralnya harga pecel lele Malioboro Yogyakarta terjadi di wilayahnya. 

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, kasus tersebut tentu bisa menjadi pembelajaran bagi para pedagang kuliner. 

"Kita belajar dari tempat - tempat wisata lain. Jangan sampai pas lebaran atau libur panjang atau long weekend, ada yang memainkan harga," kata Gibran, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Viral, Harga Pecel Lele di Yogyakarta Hingga Rp 37 Ribu, di Solo Hanya Rp 10 Ribu

Baca juga: Ini Sosok Penjual Pecel Lele di Malioboro yang Viral karena Patok Harga Mahal, Ternyata Orang Baru

Sebenarnya, isu permainan harga sempat menerpa salah satu kawasan kuliner populer Solo, Gladag Langen Boga (Galabo) medio 2012, khususnya kuliner malam. 

Itu karena sejumlah pembeli merasa kalkulator di lokasi tersebut rusak dan bikin uang di kantong los dol. 

Setali tiga uang, lokasi Galabo perlahan sepi dan para pedagang menjerit.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved