Berita Solo Terbaru

Libur Lebaran Mudik ke Kampung, Lantas Pulang ke Solo, 39 Santri Ponpes di Bumi Positif Covid-19

Puluhan santri di sebuah pondok pesantren (ponpes) di kawasan Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kota Solo positif Covid-19.

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Petugas menggelar swab test massal Covid-19 dari orang tua hingga anak-anak imbas klaster buka bersama (bukber) di RT 06 RW 07, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (19/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Puluhan santri di sebuah pondok pesantren (ponpes) di kawasan Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kota Solo positif Covid-19.

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan lebih kurang 39 santri terkonfirmasi setelah menjalani uji swab PCR.

"Mereka saat ini menjalani isolasi mandiri terpusat di Asrama Haji Donohudan," katanya, kepada TribunSolo.com, Senin (7/6/2021).

Satgas Penanganan Covid-19, sambung Ahyani, kemudian melakukan tracing ke warga pondok pesantren beberapa hari lalu.

Baca juga: Imbas Pasien Covid-19 Asal Kudus Berdatangan, PKL Diimbau Tak Buka Lapak di Asrama Haji Donohudan

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Warga Donohudan Ajukan Permintaan, Sebelum Asrama Haji Tampung Pasien Covid-19

"Aktivitas belajar mengajar di situ sudah ditarik semua dan dilakukan tracing karena diduga masih ada ekornya," tuturnya.

Ahyani menduga libur lebaran menjadi biang keladi munculnya klaster pondok pesantren tersebut.

"Mungkin libur lebaran pulang kemudian balik lagi, ada satu dua yang membawa," ujarnya.

Guna menekan laju penyebaran, penyemprotan disinfektan di lokasi pondok pesantren dilakukan.

"Protokol kesehatan diperketat. Kemudian, ada penyemprotan disinfektan," ucapnya.

Minta Jangan Khawatir

Kedatangan pasien Covid-19 asal Kudus di Asrama Haji Donohudan Boyolali tidak dipersoalkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

Bahkan, ada satu pasien dari kudus tersebut dirujuk ke RS di Solo. 

Gibran mengatakan, tidak ada persoalan terkait kedatangan pasien corona asal Kudus tersebut. 

“Ya masalahnya disana sudah over capacity,” kata Gibran Kepada TribunSolo.com, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Kedatangan Pasien Corona Asal Kudus, Warga Sekitar Asrama Haji Mengaku Tak Khawatir: Dagangan Laris 

Baca juga: Buntut Kasus Corona Klaten Naik, Kapasitas Objek Wisata Diizinkan 30 Persen: Buka Sampai Jam 3 Sore

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved