Berita Karanganyar Terbaru

Viral Muda - mudi Bercumbu di Kebun Teh Kemuning, Bupati Juliyatmono: Merusak Citra Pariwisata

Bupati Karanganyar Juliyatmono buka suara soal kejadian viral pasangan muda-mudi bercumbu di kawasan Kebun Teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso.

TribunSolo.com/Istimewa
Tangkapan adegan sepasang kekasih bercumbu di tengah Kebun Teh Kemuning, Karanganyar. 

Kemuning ono cctv ne lho ojo neko² mending jajan pentol

Atas viralnya video sepasang kekasih tersebut, Kasubag Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko angkat bicara. Ia mengatakan pihaknya akan memburu sepasang kekasih tersebut.

"Dilakukan pengumpulan sumber informasi, mencari saksi-saksi dan rekaman CCTV untuk memperjelas identitas," jelasnya kepada TribunSolo.com, Minggu (6/6/2021).

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi senonoh itu.

"Sangat disayangkan akan adanya aksi tersebut di tempat wisata, kita harap tidak terjadi lagi dan sama-sama menjaga," tegasnya. 

Viral Tiktok

Di tempat lain, kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali menyelidiki warga negara asing atau WNA yang terlibat dalam kasus pembuatan video pesta seks yang viral di media sosial TikTok.

WNA yang terlibat dalam kasus ini masih terus dicari dan akan dideportasi jika diketahui masih berada di Indonesia.

Kementerian Hukum dan HAM wilayah Bali akan bekerjasama dengan pihak kepolisisan dan Satpol PP untuk melakukan penelusuran keberadaan pelaku.

Kemenkumham menduga WNA yang terlibat dalam video tersebut bersal dari salah satu negara di Eropa Timur dan Jerman.

Video pesta seks tersebut diduga direkam di salah satu villa yang ada di kawasan Canggu, Badung, Bali. 

Baca juga: Pengakuan Siswi SMP Pemeran dalam Video Setengah Bugil di Tasikmalaya: Ketagihan Seks

Baca juga: Terungkap, Kasus Pelecehan Seksual di Sebuah Masjid di Pangkalpinang Dilakukan Oleh Remaja SMK

Kepala Kementrian Hukum dan HAM wilayah Bali mengatakan dari penelusuran petugas, video diunggah pelaku sejak 17 Mei 2021 lalu dan mulai viral sejak 2 hari terakhir.

Saat ini Kementerian Hukum dan HAM wilayah Bali telah bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Satpol PP untuk melakukan pengejaran pelaku.  

Sementara itu, warga Gianyar Bali resah, video pesta seks yang tersebar di media sosial bisa diakses anak-anak.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved