Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Viral Mobil Terios AD 1768 E Ugal-ugalan hingga Zig-Zag di Jalan Tol, Polisi Buru Pengendara

Mobil pun terlihat berjalan tidak stabil atau zig zag saat menyalip truk kontainer yang ada di depannya. Polresta Solo buru pengendara.

Editor: Hanang Yuwono
INSTAGRAM/energisolo
Cuplikan video viral pengendara Daihatsu Terios AD 1768 E ugal-ugalan di jalanan. 

Kepada pengguna jalan saya mengimbau selalu mematuhi rambu - rambu tata terib berlalulintas demi keselamatan bersama.

Atas video permintaan maaf itu, KBO Sat Lantas Polres Boyolali, Iptu Widarto mengatakan, itu sebagai bentuk tindak lanjut dari video sopir truk ugal-ugal yang viral beberapa waktu lalu. 

"Tujuannya mengedukasi masyarakat bahwa perilaku tersebut, mengemudikan kendaraan dengan tidak wajar bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas," kata Widarto kepada TribunSolo.com.

"Itu merugikan pengguna jalan lain," tambahnya.

Video Viral

Aksi truk box ugal-ugalan di Simpang 4 Surowedanan, Boyolali terekam CCTV.

Dalam video rekaman CCTV terlihat aksi membahayakan yang dilakukan truk box tersebut.

Truk tersebut terlihat melanggar marka dan hampir menabrak ibu - ibu yang sedang menunggu lampu merah.

Baca juga: Mobil Toyota Avanza Ugal-Ugalan di Karanganyar, Ringsek Parah Tabrak Warung Kelontong

Baca juga: Warga Curhat saat Ngabuburit Banyak Pengendara Ugal-ugalan di Alun-alun Boyolali, Ini Langkah Polisi

TribunSolo.com mencari tahu tentang aksi tersebut ke Dishub Boyolali.

Petugas CCTV Dishub Boyolali, Sigit Wiranto mengatakan, kejadian truk ugal-ugalan tersebut pada Selasa (25/5/2021) pukul 15.35 WIB.

Dia mengatakan, aksi ngawur truk tersebut terekam jelas dan hampir melukai pengendara lain.

"Terekam di CCTV, kendaraan melanggar lalu lintas," kata Sigit,  kepada TribunSolo.com, Kamis (27/5/2021).

Dilihat dari rekaman video, truk tersebut berasal dari arah RSUD menuju arah terminal lama.

Baca juga: Viral di Medsos, Gibran Blak-blakan Sopir BST Ugal-ugalan Sudah Minta Maaf dan Buat Surat Pernyataan

Sementara, ibu-ibu yang berhenti di lampu merah datang dari arah terminal lama.

"Pengendara motor hampir terhimpit antara truk trailer dengan mobil box, kecepatan tinggi," ujar Sigit.

Sigit mengatakan, memang lokasi tersebut sering terjadi pelanggaran, kebanyakan dilakukan oleh motor.

Mobil Ugal-ugalan di Karanganyar

Sebuah mobil dengan merek Toyota Avanza bernomor polisi AD 9261 SP yang dikendarai Dikha Anggara (24) menabrak sebuah warung kelontong di Dusun Beton Rt 04/RW 04 Desa Lalung, Kecamatan Karanganyar pada Kamis (20/5/2021) pukul 16.15 WIB.

Dari penuturan milik warung Doni Anjar Puspito (35) kondisi lalu lintas dan warungnya kala itu sedang sepi, dan tak banyak yang mampir ataupun melintas.

"Tadi kami dikejutkan dengan mobil yang tiba-tiba loncat masuk ke teras warung," katanya.

Baca juga: Motor Remuk Terbelah Dua Usai Kecelakaan Karambol dengan Dua Mobil di Aceh, Satu Keluarga Tewas

Baca juga: Malam Minggu Berujung Duka, Ridwan Tewas Kecelakaan Tunggal di Jumantono, Dua Hari Baru Ditemukan

"Mobil itu melaju cukup kencang dan entah mengapa mengarah ke arah warung kami," jelasnya.

"Beruntung, saat itu area teras yang biasanya digunakan sebagai tambal ban sedang sepi, padahal disitu ramai oleh pembeli dan anak-anak," ujarnya.

Akibat kecelakaan itu, Doni harus menanggung kerugian hinga Rp 5 juta akibat kerusakan yang ditimbulkan.

"Tadi mobil menabrak pohon kersen depan rumah, lalu plang tulisan "tambal ban" hingga kemudian meloncati saluran irigasi hingga menabrak pagar," ujarnya.

Baca juga: Malam Minggu Terakhir Ridwan, Korban Kecelakaan di Bawah Jembatan Jumantono, Keluarga Mengaku Tegar

Tak sampai dsitu, usaha bensin eceran milik Doni juga harus kandas karena ikut tertabrak oleh minibus tersebut.

"Semua bensin saya tumpah dan etalasenya juga rusak parah," ungkapnya.

Adapun kondisi mobil mengalami rusak parah baik sisi depan hingga belakang.

Proses evakuasi menggunakan forklift yang juga dibantu oleh warga sekitar.

Adapun Dikha sang pengemudi tidak mengalami luka apapun dan langsung diamankan oleh Polres Karanganyar untuk dilakukan penyelidikan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved