Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Terus Dikebut, Dua Makam di Desa Beku Klaten Terdampak

Tahapan pembebasan lahan yang akan diterjang jalan tol Jogja-Solo terus dilakukan.Salah satunya dilakukan musyawarah di Desa Beku.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Ryantono Puji Santoso
tribunsolo.com/mardon
Ilustrasi: Hardiman (67) Pedagang roti Bakar berjualan di dekat exit tol Solo-Jogja, tepatnya di Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Tahapan pembebasan lahan yang akan diterjang jalan tol Jogja-Solo terus dilakukan.

Salah satunya dilakukan musyawarah di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Agenda pada musyawarah kali ini adalah penentuan bentuk ganti rugi atas bidang tanah yang terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Baca juga: Kata BPN Klaten, Ada Warga Protes Harga Tanaman dan Tanah yang Terdampak Proyek Tol Solo-Jogja 

Baca juga: Nilai Ganti Rugi Proyek Tol Solo-Yogyakarta Buram, Sejumlah Kades di Klaten Datangi Kantor BPN

"Ada 69 bidang tanah di Desa Beku yang terkena dampak proyek tol Jogja-Solo," kata Kades Beku, Alex Bambang Wijanarko, Selasa (15/6/2021).

Ia menyebutkan, bidang tanah yang terdampak meliputi makam, masjid, sawah, dan rumah warga.

"Untuk makam yang terdampak jumlahnya ada dua," jelasnya.

Baca juga: Puluhan Kendaraan Kena Razia di Rest Area 487 B Tol Solo-Semarang, 47 Orang Jalani Swab Antigen

Sementara untuk rumah warga yang terdampak, menurutnya, ada di Kampung Sidorejo.

"Jumlah rumah yang ada di sana kurang lebih ada 30 unit," paparnya.

Sejauh ini, warga yang terdampak pembangunan tol Jogja-Solo di desanya sudah mencari lahan baru untuk pindah.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved