Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Solo Darurat Tempat Tidur Pasien, Pemkot Solo Mulai Gagas RS Khusus Covid-19? Begini Penjelasannya

Penambahan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah - rumah sakit tengah diupayakan untuk menghadapai lonjakan kasus.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
Petugas kesehatan berpakaian alat pelindung diri lengkap dari puskesmas bersiap membawa keluar mobil ambulans dari RSUD Bung Karno Solo di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Selasa (22/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penambahan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah - rumah sakit tengah diupayakan untuk menghadapai lonjakan kasus.

Apalagi, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di Kota Solo sudah di atas 90 persen.

Itu disampaikan Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani.

"Tingkat keterisian tempat tidur di atas 90 persen. Kita harus ambil langkah darurat," kata dia, Jumat (25/6/2021).

"Dinas Kesehatan harus menyiapkan tambahan bed rumah sakit. Bed di rumah sakit saat ini belum sepenuhnya untuk pelayanan Covid-19," tambahnya.

Baca juga: Pakai Baju Tentara & Mengaku Berpangkat Mayjen, Pria di Sragen Diamankan: Ternyata TNI Gadungan

Baca juga: Imbas Corona Mengganas, Minggu Semua Pasar dan Toko di Boyolali Ditutup, Warga Diminta di Rumah Saja

Penambahan 40 persen tempat tidur rumah sakit, sambung Ahyani, diharapkan bisa dilakukan.

"Jumlah sekarang yang baru dibuka di kisaran 600-an, itu bisa didoromg sampai mendekati 1.000 bed untuk melayani pasien," ucapnya.

Selain itu, Pemkot Solo saat ini tengah menggagas rumah sakit pusat penanganan Covid-19.

"Baru digagas. Salah satunya rumah sakit khusus untuk Covid-19. Itu biar fokus penanganan di situ," ujar dia.

Namun, itu juga mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Solo.

"Untuk sekarang penambahan bed dulu," ucap Ahyani.

Kasus Meningkat

Tempat tidur pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit Kota Solo mulai penuh saat jumlah temuan kasus meningkat.

Peningkatan dari 21 Juni hingga 22 Juni misalnya. Ada penambahan lebih kurang 127 kasus dan membuat total kasus sebanyak 12.292.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved