Berita Solo Terbaru
Solo Darurat Tempat Tidur Pasien, Pemkot Solo Mulai Gagas RS Khusus Covid-19? Begini Penjelasannya
Penambahan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah - rumah sakit tengah diupayakan untuk menghadapai lonjakan kasus.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penambahan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah - rumah sakit tengah diupayakan untuk menghadapai lonjakan kasus.
Apalagi, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di Kota Solo sudah di atas 90 persen.
Itu disampaikan Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani.
"Tingkat keterisian tempat tidur di atas 90 persen. Kita harus ambil langkah darurat," kata dia, Jumat (25/6/2021).
"Dinas Kesehatan harus menyiapkan tambahan bed rumah sakit. Bed di rumah sakit saat ini belum sepenuhnya untuk pelayanan Covid-19," tambahnya.
Baca juga: Pakai Baju Tentara & Mengaku Berpangkat Mayjen, Pria di Sragen Diamankan: Ternyata TNI Gadungan
Baca juga: Imbas Corona Mengganas, Minggu Semua Pasar dan Toko di Boyolali Ditutup, Warga Diminta di Rumah Saja
Penambahan 40 persen tempat tidur rumah sakit, sambung Ahyani, diharapkan bisa dilakukan.
"Jumlah sekarang yang baru dibuka di kisaran 600-an, itu bisa didoromg sampai mendekati 1.000 bed untuk melayani pasien," ucapnya.
Selain itu, Pemkot Solo saat ini tengah menggagas rumah sakit pusat penanganan Covid-19.
"Baru digagas. Salah satunya rumah sakit khusus untuk Covid-19. Itu biar fokus penanganan di situ," ujar dia.
Namun, itu juga mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Solo.
"Untuk sekarang penambahan bed dulu," ucap Ahyani.
Kasus Meningkat
Tempat tidur pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit Kota Solo mulai penuh saat jumlah temuan kasus meningkat.
Peningkatan dari 21 Juni hingga 22 Juni misalnya. Ada penambahan lebih kurang 127 kasus dan membuat total kasus sebanyak 12.292.