Breaking News:

Idul Adha 2021

Apakah Boleh Kurban Secara Online? Ini Hukumnya Bila yang Berkurban Sama Sekali Tak Menerima Daging

Kurban online dianggap mampu menghindarkan diri dari penyebaran Covid-19 saat momen Idul Adha 2021. Lantas bagaimana hukumnya?

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA
ILUSTRASI: Panitia Kurban Masjid Agung Solo berusaha memisahkan daging dari tulang hewan kurban sebelum dibagikan kepada masyarakat, Minggu (11/8/2019). Ini hukumnya bila berkurban secara online. 

TRIBUNSOLO.COM - Tren digitalisasi membuat beberapa ibadah kini bisa dilakukan secara online.

Di antaranya adalah zakat dan kurban.

Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, fenomena kurban via online mulai digandrungi sebagian umat muslim.

Baca juga: Bagaimana Hukum Menjual Kulit atau Tanduk Hewan Kurban? Ternyata Haram, Simak Penjelasan Ustaz Solo

Baca juga: Idul Adha 2021, Dua Masjid di Solo ini Jadi Tempat Penyembelihan Sapi Kurban Presiden Jokowi

Kurban online dianggap mampu menghindarkan diri dari penyebaran Covid-19 saat momen Idul Adha 2021.

Selain itu dianggap mudah, dan diklaim menjangkau kawasan terpencil menjadi beberapa sebab daya tariknya.

Namun, apakah kemudahan tersebut dianjurkan dan tidak bertentangan dengan syariat Islam?

Terlebih fenomena kurban online baru muncul belakangan ini.

Plt Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Rosyid Ali Safitri menyampaikan jika kurban online tak diharamkan menurut kacamata syariat Islam.

Rosyid menekankan jika niat berkurban adalah yang utama.

Selain itu, transparansi pihak penyelenggara kurban juga tak kalah penting.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved