Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Baru Disekat Hari Ini, Jumlah Mobil di Tol Solo-Ngawi Merorot Jadi 8 Ribu, Biasanya 17 Ribu Unit

Hari pertama pemberlakuan penutupan exit tol Solo-Ngawi, berdampak signifikan terhadap volume kendaraan.

TribunSolo.com/Fristin Intan
Petugas menghalau pengendara di exit tol Klodran yang berada di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hari pertama pemberlakuan penutupan exit tol Solo-Ngawi, berdampak signifikan terhadap volume kendaraan.

Penutupan selama 24 jam dari Jumat (16/7/2021) hingga Kamis (22/7/2021) mendatang.

Manager Operasi PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Imam Zarkasih mengatakan, penutupan gerbang tol berdampak akan aktivitas kendaraan di dalam Tol.

"Ada penurunan untuk angka persisnya belum keluar, kemungkinan kendaraan yang melintas dibawah 8.000 kendaraan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Lika-liku RS di Solo Hadapi Covid-19, Tak Hanya Kendala Bed & Oksigen, Juga Dana Klaim Pasien

Baca juga: 4 Exit Tol Karanganyar Ditutup, dari Klodran hingga Ngasem : Banyak Pengendara Kecele Tak Bawa Surat

Dia menambahkan angka penurunan ini masih dianggap kondisi normal.

"Masih normal, karena adanya penutupan di delapan titip gerbang tol Solo - Ngawi," ungkapnya.

Delapan titik gerbang tol Solo - Ngawi yakni gerbang tol Colomadu, Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak, Purwodadi, Karanganyar, Sragen, Sragen Timur dan Ngawi.

Terkait presentasi perkiraan penurunan aktivitas kendaraan di dalam tol Solo - Ngawi, Imam Zarkasih menyebutkan di sekitar 50 persen.

"Masih dibawah 50 persen penurunan, karena normalnya kendaraan melintas sekitar 15.000 sampai 17.000 kendaraan perhari," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved